Sejarah Lapangan Banteng Jakarta, Pernah Jadi Arena Kereta Kuda Zaman Belanda
Senin, 04 September 2023 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Namun, selama pendudukan Jepang pada tahun 1942, semua patung di lapangan Banteng dihancurkan.
Pada tahun 1963, Monumen Pembebasan Irian Barat dibangun oleh Presiden Soekarno untuk mengenang pejuang Trikora yang berhasil membebaskan Irian Barat dari Belanda. Monumen ini berbentuk patung yang masih ada hingga sekarang.
Perubahan nama lapangan dari "Waterloo" menjadi "Banteng" terjadi karena keinginan untuk menghilangkan asosiasi dengan masa kolonial Belanda.
Sebelumnya, lapangan ini juga dikenal sebagai "Lapangan Singa" karena adanya patung singa di sana.
Namun, setelah Indonesia merdeka, nama "Singa" dianggap terlalu identik dengan Belanda, sehingga nama "Banteng" dipilih karena dianggap lebih mewakili Indonesia.
Pada tahun 1963, Monumen Pembebasan Irian Barat dibangun oleh Presiden Soekarno untuk mengenang pejuang Trikora yang berhasil membebaskan Irian Barat dari Belanda. Monumen ini berbentuk patung yang masih ada hingga sekarang.
Perubahan nama lapangan dari "Waterloo" menjadi "Banteng" terjadi karena keinginan untuk menghilangkan asosiasi dengan masa kolonial Belanda.
Sebelumnya, lapangan ini juga dikenal sebagai "Lapangan Singa" karena adanya patung singa di sana.
Namun, setelah Indonesia merdeka, nama "Singa" dianggap terlalu identik dengan Belanda, sehingga nama "Banteng" dipilih karena dianggap lebih mewakili Indonesia.
(okt)
Lihat Juga :