Atasi Isu Lingkungan, Sejumlah Kebijakan Diterapkan Pemkot Tangsel
Minggu, 03 September 2023 - 20:55 WIB
loading...
Pemkot Tangsel menggelar Senam Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan di Alun-alun Pamulang, Jumat (1/9/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
TANGSEL - Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) serius menangani isu lingkungan, khususnya persoalan polusi udara dan sampah plastik. Seperti diketahui, Tangsel termasuk salah satu di antara kota di Indonesia dengan kualitas udara buruk.
Untuk itu, Pemkot Tangsel mulai melakukan sejumlah tindakan demi memperbaiki kualitas udara dan menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Salah satunya menyelenggarakan kegiatan Senam Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan di Alun-alun Pamulang, Jumat (1/9/2023).
Wakil Waki Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menanamkan budaya hidup sehat kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kemudian membudayakan menggunakan transportasi ramah lingkungan.
Misalnya, jika memungkinkan menggunakan sepeda, maka gunakan sepeda untuk ke kantor. ”Saya juga sudah memulai dalam seminggu beberapa hari menggunakan sepeda ke kantor. Bisa juga menggunakan transportasi ramah lingkungan berupa motor listrik, mobil listrik bagi yang punya. Atau menggunakan transportasi publik,” kata Pilar Saga Ichsan.
Guna mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik, ASN dinilai perlu memberikan contoh. Ke depan pemkot sedang mempersiapkan moda transportasi terintegrasi se-Tangsel.
Untuk itu, Pemkot Tangsel mulai melakukan sejumlah tindakan demi memperbaiki kualitas udara dan menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Salah satunya menyelenggarakan kegiatan Senam Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan di Alun-alun Pamulang, Jumat (1/9/2023).
Wakil Waki Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menanamkan budaya hidup sehat kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kemudian membudayakan menggunakan transportasi ramah lingkungan.
Misalnya, jika memungkinkan menggunakan sepeda, maka gunakan sepeda untuk ke kantor. ”Saya juga sudah memulai dalam seminggu beberapa hari menggunakan sepeda ke kantor. Bisa juga menggunakan transportasi ramah lingkungan berupa motor listrik, mobil listrik bagi yang punya. Atau menggunakan transportasi publik,” kata Pilar Saga Ichsan.
Guna mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik, ASN dinilai perlu memberikan contoh. Ke depan pemkot sedang mempersiapkan moda transportasi terintegrasi se-Tangsel.
Lihat Juga :