Penampakan Gunung Arjuno Terbakar, Hari Ke-8 Petugas dan Warga Masih Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 03 September 2023 - 08:20 WIB
loading...
Penampakan Gunung Arjuno...
Gunung Arjuno terbakar selama sepekan lebih. Pemadaman lewat darat masih dilakukan, kendati water bombing atau pemadaman api melalui udara juga digencarkan. Foto/Polres Malang
A A A
MALANG - Gunung Arjuno terbakar selama sepekan lebih. Pemadaman kebakaran lewat darat masih dilakukan, kendati water bombing atau pemadaman api melalui udara juga digencarkan. Hal ini untuk mempercepat titik api padam, serta membatasi laju api agar tidak menyambar beberapa titik lainnya.

Penampakan Gunung Arjuno Terbakar, Hari Ke-8 Petugas dan Warga Masih Berjibaku Padamkan Api

Personel Polres Malang sedang berusaha memadamkan api di Gunung Arjuno di sisi Malang, Jawa Timur. Foto/Polres Malang

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat UPT Tahura (Tahura) Raden Soerjo Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Ajat Sudrajat memastikan pemadaman jalur darat tetap dilakukan. Saat ini tim gabungan masih bertahan di atas dengan kekuatan lebih dari 200 orang, hingga hari kedelapan kebakaran lahan.

Baca juga: Gunung Arjuno Terbakar, Ini Kendala Pemadaman dengan Bom Air

"Masih tetap (pemadaman lewat jalur darat) semua berjalan karena banyak titik, di Ledug, Pecalukan, di Kembar, masuk Prigen, Pasuruan," kata Ajat Sudrajat dikonfirmasi pada Minggu (3/9/2023).



Bahkan dikatakan Ajat, warga dan relawan sekitar Gunung Arjuno yang terlibat kian banyak yang terlibat. Beberapa warga dari desa-desa sekitar gunung setinggi 3.339 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Tetapi diakui banyaknya orang yang berpartisipasi memadamkan api, belum juga memudahkan proses pemadaman api. Apalagi sumber air yang terbatas di lereng gunung.

"Susah (padam), sumber air di pegunungan siapa yang mau mengangkat air. Jalan saja bawa badan saja susah," ungkap dia.

Baca juga: Hari Keempat, Kebakaran Lahan di Gunung Arjuno Kian Meluas

Di sisi lain Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno mengungkapkan, pemadaman secara manual di jalur darat masih diberlakukan.

Nantinya dari titik api yang tidak bisa dijangkau oleh jalur darat akan dilakukan water bombing atau pemadaman melalui udara.

"Di atas sudah hampir 200 orang dari semua sisi, dari Tambaksari-nya Tahura, Pasuruan, dari Malang Batu kita dorong untuk membantu pemadaman yang tidak bisa terjangkau oleh SRU darat," terang Satriyo.

Kendala medan yang curam dengan kemiringan nyaris 60 - 70 derajat membuat pemadaman jalur darat juga cukup sulit. Apalagi lahan-lahan yang terbakar didominasi oleh serasah, ilalang, dan semak belukar.

"Jadi apinya cepat membesar karena angin juga, Jadi teman-teman biasanya mengantisipasi agar tidak terlalu meluas saja. Ketika posisi naiknya tinggi sekali, Jadi kalau sampai sana sudah kelelahan dulu," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, lahan di wilayah Gunung Arjuno sisi Kabupaten Malang terbakar sejak Sabtu dini hari (26/8/2023).

Titik api dilaporkan muncul pertama kali di Curah Sriti, Bukit Lincing, hingga Bukit Budug Asu, yang masuk Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, petugas Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, polisi hutan, TNI polri, hingga dibantu relawan serta masyarakat sekitar hutan berjibaku memadamkan api. Titik api yang muncul berada di lereng perbukitan dengan kemiringan mencapai 60-70 derajat menyulitkan proses pemadaman.

Cuaca kering dan kencangnya angin juga membuat api kian meluas ke beberapa wilayah. Saat ini hingga Sabtu pagi (2/9/2023) tercatat ada puluhan titik api bermunculan di Gunung Arjuno baik dari sisi Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, maupun Kota Batu.

Akibat kebakaran ini, untuk sementara waktu demi keselamatan empat posko pendakian yakni Tretes di Prigen, Kabupaten Pasuruan, jalur Tambaksari di Purwodadi, Pasuruan, serta jalur Sumber Brantas di Cangar, Kota Batu, dan terakhir melalui jalur Lawang, Kabupaten Malang, ditutup sementara waktu demi memperlancar pemadaman api.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
Rano Karno Ungkap Kebakaran...
Rano Karno Ungkap Kebakaran Permukiman Dekat Pasar Jiung Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan
Kondisi Permukiman Dekat...
Kondisi Permukiman Dekat Pasar Jiung Kemayoran usai Diamuk si Jago Merah
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
200 Warga Terdampak...
200 Warga Terdampak Kebakaran Permukiman di Krendang, Jakarta Barat
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved