Pegawai WFH, Kualitas Udara DKI Tetap Kategori Tidak Sehat
Rabu, 30 Agustus 2023 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Kebijakan WFH telah diterapkan untuk 50% pegawai DKI Jakarta sejak Senin, 21 Agustus 2023 dan akan berlangsung hingga 21 Oktober 2023. Selain untuk menekan polusi udara yang meningkat, WFH juga bertujuan agar pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Jakarta pada 5-7 September 2023 berjalan dengan baik.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bakal membujuk para pengusaha di Ibu Kota menerapkan work from home (WFH) bagi karyawan perusahaan swasta saat KTT ASEAN pada 5-7 September 2023.
Baca juga: Terungkap! Ini Sumber Utama Polusi Udara di Jabodetabek
"Saya akan komunikasi khusus tanggal 5-7 (September) kami akan mengundang Apindo, Kadin, Asprindo, dan lain-lain, mungkin besok. Apa yang harus kita lakukan,” kata Heru di Balai Kota, Rabu (23/8/2023).
Heru mengaku tak dapat memaksakan kebijakan WFH kepada sektor swasta. Dengan demikian, dia ingin mengumpulkan para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi untuk membuat solusi terbaik jelang KTT ASEAN.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bakal membujuk para pengusaha di Ibu Kota menerapkan work from home (WFH) bagi karyawan perusahaan swasta saat KTT ASEAN pada 5-7 September 2023.
Baca juga: Terungkap! Ini Sumber Utama Polusi Udara di Jabodetabek
"Saya akan komunikasi khusus tanggal 5-7 (September) kami akan mengundang Apindo, Kadin, Asprindo, dan lain-lain, mungkin besok. Apa yang harus kita lakukan,” kata Heru di Balai Kota, Rabu (23/8/2023).
Heru mengaku tak dapat memaksakan kebijakan WFH kepada sektor swasta. Dengan demikian, dia ingin mengumpulkan para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi untuk membuat solusi terbaik jelang KTT ASEAN.
(abd)
Lihat Juga :