Perumda Dharma Jaya Perkuat SDM demi Berdaya Saing Global
Kamis, 24 Agustus 2023 - 21:37 WIB
loading...
Pembentukan kualitas SDM yang berdaya saing global dengan meningkatkan keterampilan dan peluang karier menjadi salah satu strategi Perumda Dharma Jaya untuk melakukan transformasi bisnis inti. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pembentukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing global dengan meningkatkan keterampilan dan peluang karier menjadi salah satu strategi Perumda Dharma Jaya untuk melakukan transformasi bisnis inti.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan dalam pengembangan kualitas SDM, perusahaannya menjalankan program training manajemen dengan dua jenis materi. Materi tersebut yaitu training sertifikasi keahlian yang dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan training reguler dengan memberikan soft skill yang dibutuhkan pekerja.
“Setelah training, mereka punya kewajiban untuk memberikan ilmunya kepada sesama pegawai. Sharing session training minimal dilakukan satu bulan setelah training,” ujar Raditya, Kamis (24/8/2023).
Baca juga: Hadapi Persaingan Global, SDM Indonesia Dinilai Perlu Terus Ditingkatkan
Dalam upaya memberikan peluang training ini, perusahaannya sudah mempunyai database pekerja. Sebelum menentukan pekerja yang dapat mengikuti program training, terlebih dahulu Divisi Pengembangan SDM dan Organisasi melakukan training need analysis setiap tahun kepada para pekerja.
Namun, pekerja yang belum pernah mengikuti training tetap diutamakan. Termasuk program training BNSP sudah mulai berjalan sejak Maret 2023 dan akan dilakukan reguler setiap tahun.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan dalam pengembangan kualitas SDM, perusahaannya menjalankan program training manajemen dengan dua jenis materi. Materi tersebut yaitu training sertifikasi keahlian yang dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan training reguler dengan memberikan soft skill yang dibutuhkan pekerja.
“Setelah training, mereka punya kewajiban untuk memberikan ilmunya kepada sesama pegawai. Sharing session training minimal dilakukan satu bulan setelah training,” ujar Raditya, Kamis (24/8/2023).
Baca juga: Hadapi Persaingan Global, SDM Indonesia Dinilai Perlu Terus Ditingkatkan
Dalam upaya memberikan peluang training ini, perusahaannya sudah mempunyai database pekerja. Sebelum menentukan pekerja yang dapat mengikuti program training, terlebih dahulu Divisi Pengembangan SDM dan Organisasi melakukan training need analysis setiap tahun kepada para pekerja.
Namun, pekerja yang belum pernah mengikuti training tetap diutamakan. Termasuk program training BNSP sudah mulai berjalan sejak Maret 2023 dan akan dilakukan reguler setiap tahun.
Lihat Juga :