Kisah Raden Wijaya yang Nyaris Merebut Istana Singasari dari Jayakatwang
Kamis, 24 Agustus 2023 - 05:59 WIB
loading...
A
A
A
Namun, putri Gayatri tertangkap oleh tentara musuh, kemudian diangkut ke Kediri. Putri Tribuwana tinggal bersembunyi. Pada petang itu ia keluar benteng akan melarikan diri. Ia melintasi api unggun, bekas bediang tentara musuh.
Pada momen kegelapan yang ditembus nyala api itu putri Tribuwana terlihat oleh raden Wijaya, disangka musuh, kemudian dihampiri. Demikianlah ia dapat diselamatkan oleh Raden Wijaya. Selanjutnya atas nasehat Lembu Sores, Raden Wijaya bersama sang putri dan para pengikutnya mundur keluar kota, menuju arah utara.
Tidak akan ada gunanya melanjutkan perang, yang pasti akan membawa kekalahan, karena jumlah tentara Kediri jauh lebih besar. Mereka berjalan ke jurusan utara menuju Madura dengan maksud akan minta bantuan adipati Banyak Wide alias Arya Wiraraja, yang sebenarnya adalah aktor intelektual pemberontakan di Kerajaan Singasari.
Namun hal itu tidak diketahui oleh Raden Wijaya. Menantu Kertanagara, penguasa Singasari ini memilih melarikan diri ke Arya Wiraraja, yang berseberangan dengan Kertanagara karena diturunkan jabatannya dari pejabat di istana, lantas 'dibuang' menjadi Adipati.
Pada momen kegelapan yang ditembus nyala api itu putri Tribuwana terlihat oleh raden Wijaya, disangka musuh, kemudian dihampiri. Demikianlah ia dapat diselamatkan oleh Raden Wijaya. Selanjutnya atas nasehat Lembu Sores, Raden Wijaya bersama sang putri dan para pengikutnya mundur keluar kota, menuju arah utara.
Tidak akan ada gunanya melanjutkan perang, yang pasti akan membawa kekalahan, karena jumlah tentara Kediri jauh lebih besar. Mereka berjalan ke jurusan utara menuju Madura dengan maksud akan minta bantuan adipati Banyak Wide alias Arya Wiraraja, yang sebenarnya adalah aktor intelektual pemberontakan di Kerajaan Singasari.
Namun hal itu tidak diketahui oleh Raden Wijaya. Menantu Kertanagara, penguasa Singasari ini memilih melarikan diri ke Arya Wiraraja, yang berseberangan dengan Kertanagara karena diturunkan jabatannya dari pejabat di istana, lantas 'dibuang' menjadi Adipati.
(hri)
Lihat Juga :