Penampakan Puluhan Senpi Laras Pendek dan Panjang yang Dijual Ilegal untuk Sniper
Senin, 21 Agustus 2023 - 17:18 WIB
loading...
Polda Metro Jaya memperlihatkan barang bukti sitaan senjata api yang diperjualbelikan secara ilegal, di Aula Satya Haprabu Gedung Ditkrimum, Senin (21/8/2023). Foto: MPI/Irfan Maaruf
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya memperlihatkan barang bukti sitaan senjata api (senpi) yang diperjualbelikan secara ilegal, di Aula Satya Haprabu Gedung Ditkrimum, Senin (21/8/2023). Tampak puluhan senjata laras pendek dan laras panjang yang biasa digunakan untuk sniper.
Terlihat juga mesin bubut yang digunakan untuk memproduksi sejumlah senjata tersebut. Kemudian ratusan peluru juga turut diamankan.
Baca Juga: Ditangkap Polisi, Bripka Reinaldy Modifikasi Airgun Jadi Senpi di Pabrik Modifikator Semarang
Selain itu terlihat sejumlah kartu tanda anggota dari berbagai instansi yang menjadi barang bukti. Salah satu kartu tersebut bertuliskan jenderal TNI.
![Penampakan Puluhan Senpi Laras Pendek dan Panjang yang Dijual Ilegal untuk Sniper]()
Dalam rilis kasus tersebut dihadirkan 10 orang tersangka yang mengenakan baju tahanan. Rilis kasus tersebut dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto.
Kemudian dari pihak TNI dihadiri Kadis Penad Brigjen TNI Hamim Tohari, Wadan Puspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, dan Dirum Puspomad Brigjen TNI Bayu Aji Widodo.
Terlihat juga mesin bubut yang digunakan untuk memproduksi sejumlah senjata tersebut. Kemudian ratusan peluru juga turut diamankan.
Baca Juga: Ditangkap Polisi, Bripka Reinaldy Modifikasi Airgun Jadi Senpi di Pabrik Modifikator Semarang
Selain itu terlihat sejumlah kartu tanda anggota dari berbagai instansi yang menjadi barang bukti. Salah satu kartu tersebut bertuliskan jenderal TNI.

Dalam rilis kasus tersebut dihadirkan 10 orang tersangka yang mengenakan baju tahanan. Rilis kasus tersebut dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto.
Kemudian dari pihak TNI dihadiri Kadis Penad Brigjen TNI Hamim Tohari, Wadan Puspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, dan Dirum Puspomad Brigjen TNI Bayu Aji Widodo.
Lihat Juga :