Kisah Mistis Kematian Raja Pajang karena Campur Tangan Jin Peliharaan Panembahan Senopati
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Senopati menjawab ragu-ragu, namun tidak menolaknya. Ia melemparkan keputusan ke jin tersebut selagi bercakap-cakap di antara keduanya, tanpa bisa dilihat orang lainnya.
“Terima kasih kepadamu, tetapi saya tidak punya niat seperti itu. Tetapi jika kau mau berbuat demikian, saya tidak memerintahkannya, tetapi juga tidak melarang,” ucap Senopati ke jin itu.
Baca Juga: Kisah Mistik Sultan Agung Taklukkan Mekkah
Setelah itu juru taman pergi ke Keraton Pajang, dan Senapati kembali ke Mataram. Pada saat itu Sultan sedang berbaring di tempat tidur, dijaga oleh istri-istrinya, sedangkan putra-putranya duduk menghadap Sultan dengan takzim.
Pangeran Benawa menyampaikan berita tentang penumpukan kembang selasih, yang menimbulkan rasa terima kasih Sultan Pajang itu. Jin itu datang lagi menghampiri sang Sultan Pajang, tak seorang pun melihatnya hingga akhirnya duduk di atas dada Sultan Hadiwijaya.
Setelah itu sang sultan pingsan tak sadarkan diri. Sultan Pajang itu sempat siuman dari pingsannya. Tetapi setelah siuman, penyakitnya bertambah parah. Tak lama kemudian ia meninggal. Jenazahnya dimakamkan di Butuh.
“Terima kasih kepadamu, tetapi saya tidak punya niat seperti itu. Tetapi jika kau mau berbuat demikian, saya tidak memerintahkannya, tetapi juga tidak melarang,” ucap Senopati ke jin itu.
Baca Juga: Kisah Mistik Sultan Agung Taklukkan Mekkah
Setelah itu juru taman pergi ke Keraton Pajang, dan Senapati kembali ke Mataram. Pada saat itu Sultan sedang berbaring di tempat tidur, dijaga oleh istri-istrinya, sedangkan putra-putranya duduk menghadap Sultan dengan takzim.
Pangeran Benawa menyampaikan berita tentang penumpukan kembang selasih, yang menimbulkan rasa terima kasih Sultan Pajang itu. Jin itu datang lagi menghampiri sang Sultan Pajang, tak seorang pun melihatnya hingga akhirnya duduk di atas dada Sultan Hadiwijaya.
Setelah itu sang sultan pingsan tak sadarkan diri. Sultan Pajang itu sempat siuman dari pingsannya. Tetapi setelah siuman, penyakitnya bertambah parah. Tak lama kemudian ia meninggal. Jenazahnya dimakamkan di Butuh.
Lihat Juga :