Berisi Kenangan Perjalanan Hidup, Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan Resmi Dibuka
Kamis, 17 Agustus 2023 - 23:49 WIB
loading...
A
A
A
SBY menilai pertanyaan itu cukup wajar. Lantas SBY menjawab, cukuplah dirinya diingat oleh rakyat Indonesia, bahwa ada seorang anak desa dari Pacitan yang kemudian mengabdi di dunia militer sebagai prajurit. Kemudian masuk dunia politik dan pemerintahan. "Dan kembali ke haribaan masyarakat seperti yang saya alami sekarang," ungkapnya.
Lebih lanjut SBY mengatakan, selama menjabat sebagai presiden, banyak tantangan dan persoalan yang dihadapi. Namun dirinya pantang untuk menyerah. Dirinya ingin berbuat yang terbaik untuk rakyat, bangsa dan negara. Dan itu semua, terangkum dalam Museum dan Galeri SBY -Ani.
"Mengapa diresmikan pada tanggal 17 Agustus, karena 17 Agustus adalah hari bersejarah. Dengan harapan, saya dan kita semua mendapatkan berkah hari kemerdekaan. Museum ini menjadi bagian dari perjalanan bangsa kita ke arah yang lebih baik," ujarnya.
Baca juga: Tangis Bahagia Usman dan Utin Satinah Pecah, Putranya Lahir saat Peringatan Detik-detik Proklamasi
Lebih jauh, SBY juga menyinggung terkait anggapan masyarakat bahwa museum adalah urusan masa lalu yang penuh dengan nostalgia dan romantisme. "Jawaban saya iya. Tapi tidak selalu begitu. Museum dan galeri yang saya niatkan untuk dibangun ini, bisa menembus dimensi waktu, masa lalu, masa kini dan masa depan," terangnya.
SBY mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia. "Semoga ini membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua, masyarakat Pacitan, masyarakat Jawa Timur, dan masyarakat Indonesia," kata SBY.
Lebih lanjut SBY mengatakan, selama menjabat sebagai presiden, banyak tantangan dan persoalan yang dihadapi. Namun dirinya pantang untuk menyerah. Dirinya ingin berbuat yang terbaik untuk rakyat, bangsa dan negara. Dan itu semua, terangkum dalam Museum dan Galeri SBY -Ani.
"Mengapa diresmikan pada tanggal 17 Agustus, karena 17 Agustus adalah hari bersejarah. Dengan harapan, saya dan kita semua mendapatkan berkah hari kemerdekaan. Museum ini menjadi bagian dari perjalanan bangsa kita ke arah yang lebih baik," ujarnya.
Baca juga: Tangis Bahagia Usman dan Utin Satinah Pecah, Putranya Lahir saat Peringatan Detik-detik Proklamasi
Lebih jauh, SBY juga menyinggung terkait anggapan masyarakat bahwa museum adalah urusan masa lalu yang penuh dengan nostalgia dan romantisme. "Jawaban saya iya. Tapi tidak selalu begitu. Museum dan galeri yang saya niatkan untuk dibangun ini, bisa menembus dimensi waktu, masa lalu, masa kini dan masa depan," terangnya.
SBY mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia. "Semoga ini membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua, masyarakat Pacitan, masyarakat Jawa Timur, dan masyarakat Indonesia," kata SBY.
Lihat Juga :