Hetero for Startup, Gagasan Ganjar Dukung Pengusaha Muda Bisa Akselerasi Usaha
Kamis, 17 Agustus 2023 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
Alumni Hetero for Startup volume dua ini menjelaskan, lewat gerakan yang diinisiasi Ganjar tersebut dirinya kini mendapatkan ribuan transaksi dalam satu hari dari sebelumnya hanya ratusan.
Baca juga: Wow! Ini 7 Inovasi Ganjar Pranowo Majukan UMKM, Ada Lapak Ganjar dan Hetero Space, Apa Itu?
Dalam pemberdayaan ini, Suhono melewati 4 fase, yakni fase pertama founder sourcing, fase 2 Community Engagement, fase 3 Challenge Development, dan fase 4 Continuity. Di fase-fase tersebut Suhono bertemu dengan pelaku bisnis lain yang membuatnya makin berkembang.
“Dari keuangan, dari cara berkomunikasi, cara membuat bisnis lebih bagus, scale up, tentu banyak yang kami dapat di Hetero,” kata Sahono usai berdiskusi dengan Ganjar bersama puluhan alumni Hetero for Startup lainnya di Puri Gedeh, Kota Semarang, Jateng, Rabu (16/8/2023).
Tak hanya membuat bisnisnya scale up, Sahono menyebut dirinya juga bisa memberikan dampak signifikan terhadap para pelaku UMKM Salagita. Pasalnya selama ini Jegg Boy and Girl bisa memberdayakan sumber daya manusia (SDM) lokal.
Sesuai dengan namanya, Jegg Boy and Girl telah memiliki 240 driver aktif yang siap melayani konsumen berbelanja. Sebanyak 40 persennya nya adalah driver wanita dan berusia dibawah 35 tahun.
Dengan jam operasional mulai pukul 5 pagi hingga 12 malam dan tarif Rp2.250 per kilometer. Rata-rata tarif satu kali layanan sebesar Rp10.000 di Salatiga.
Baca juga: Wow! Ini 7 Inovasi Ganjar Pranowo Majukan UMKM, Ada Lapak Ganjar dan Hetero Space, Apa Itu?
Dalam pemberdayaan ini, Suhono melewati 4 fase, yakni fase pertama founder sourcing, fase 2 Community Engagement, fase 3 Challenge Development, dan fase 4 Continuity. Di fase-fase tersebut Suhono bertemu dengan pelaku bisnis lain yang membuatnya makin berkembang.
“Dari keuangan, dari cara berkomunikasi, cara membuat bisnis lebih bagus, scale up, tentu banyak yang kami dapat di Hetero,” kata Sahono usai berdiskusi dengan Ganjar bersama puluhan alumni Hetero for Startup lainnya di Puri Gedeh, Kota Semarang, Jateng, Rabu (16/8/2023).
Tak hanya membuat bisnisnya scale up, Sahono menyebut dirinya juga bisa memberikan dampak signifikan terhadap para pelaku UMKM Salagita. Pasalnya selama ini Jegg Boy and Girl bisa memberdayakan sumber daya manusia (SDM) lokal.
Sesuai dengan namanya, Jegg Boy and Girl telah memiliki 240 driver aktif yang siap melayani konsumen berbelanja. Sebanyak 40 persennya nya adalah driver wanita dan berusia dibawah 35 tahun.
Dengan jam operasional mulai pukul 5 pagi hingga 12 malam dan tarif Rp2.250 per kilometer. Rata-rata tarif satu kali layanan sebesar Rp10.000 di Salatiga.
Lihat Juga :