19 Ribu Warga Tangerang Belum Terima Bansos Covid-19
Rabu, 29 Juli 2020 - 18:18 WIB
loading...
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. Foto/Dok
A
A
A
TANGERANG - Sebanyak 177 ribu orang di Kota Tangerang terdampak pandemi Covid-19 dan layak menerima bantuan sosial (bansos) . Namun, dari jumlah itu ada 19 ribu orang masih belum menerima bansos dari Provinsi Banten.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, jumlah mereka pun terus mengalami penambahan, sejalan dengan kebutuhan hidup yang meningkat. (Baca juga: Jika Covid-19 Semakin Memburuk, Wagub DKI: Tidak Mustahil Kembali ke PSBB )
"Masyarakat terdampak kan banyak, ada 177 ribu. Yang menerima itu, tinggal 19 ribu dari 177 ribu. Yang 19 ribu itu masih menunggu bansos dari provinsi," kata Arief, kepada SINDOnews di Tangerang, Selasa (29/7/2020).
Bantuan paket sembako dari pihak swasta yang masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang pun dirasa tidak mencukupi, untuk menutup kebutuhan warga yang terdampak.
Seperti yang hari ini dilakukan oleh pihak IKEA Alam Sutera misalnya. IKEA memberikan paket sembako berisi beras dan minyak sebanyak 1.500 paket. Padahal, ritel ini telah mendapatkan kelonggaran saat ada PSBB.
"Karena itu di Pinang saya bilang bagi saja di situ. Nanti sisanya cari titik-tirik lain, karena kan cuma dikasih 1.500 paket. Masyarakat terdampak banyak, ada 177 ribu," katanya.
Untuk menutup kebutuhan pangan warganya, selain mengandalkan bantuan dari pihak swasta, Arief juga mengandalkan lumbung pangan yang ada ditingkat RW. Sehingga, kebutuhan sehari-hari warga bisa tercukupi.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, jumlah mereka pun terus mengalami penambahan, sejalan dengan kebutuhan hidup yang meningkat. (Baca juga: Jika Covid-19 Semakin Memburuk, Wagub DKI: Tidak Mustahil Kembali ke PSBB )
"Masyarakat terdampak kan banyak, ada 177 ribu. Yang menerima itu, tinggal 19 ribu dari 177 ribu. Yang 19 ribu itu masih menunggu bansos dari provinsi," kata Arief, kepada SINDOnews di Tangerang, Selasa (29/7/2020).
Bantuan paket sembako dari pihak swasta yang masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang pun dirasa tidak mencukupi, untuk menutup kebutuhan warga yang terdampak.
Seperti yang hari ini dilakukan oleh pihak IKEA Alam Sutera misalnya. IKEA memberikan paket sembako berisi beras dan minyak sebanyak 1.500 paket. Padahal, ritel ini telah mendapatkan kelonggaran saat ada PSBB.
"Karena itu di Pinang saya bilang bagi saja di situ. Nanti sisanya cari titik-tirik lain, karena kan cuma dikasih 1.500 paket. Masyarakat terdampak banyak, ada 177 ribu," katanya.
Untuk menutup kebutuhan pangan warganya, selain mengandalkan bantuan dari pihak swasta, Arief juga mengandalkan lumbung pangan yang ada ditingkat RW. Sehingga, kebutuhan sehari-hari warga bisa tercukupi.
Lihat Juga :