Para Bupati di Jateng Sebut Slogan Mboten Korupsi Mboten Ngapusi Ala Ganjar Mengakar hingga ke Desa

Senin, 07 Agustus 2023 - 17:16 WIB
loading...
Para Bupati di Jateng...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam pengungkuhan Kompak API Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Pemprov Jawa Tengah, Semarang, Senin (7/8/2023). Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Semangat "Mboten Korupsi Mboten Ngapusi" yang digelorakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengakar sampai bawah. Slogan itu mampu menjadi budaya antikorupsi, membawa perubahan pada perilaku jujur dan disiplin pejabat serta aparatur sipil negara (ASN).

Bupati Temanggung, Al Khadziq mengatakan bahwa Ganjar merupakan Gubernur yang paling giat dalam urusan pemberantasan korupsi. Kampanye anti korupsi selalu digelorakan dan bahkan menjadi slogan “Mboten Korupsi Mboten Ngapusi ".

Baca juga: Gandeng KPK, Ganjar Pranowo Bangun SDM Antikorupsi

"Dari slogannya yakni Mboten Korupsi Mboten Ngapusi itu betul-betul ia wujudkan sampai di akhir masa jabatannya," ujarnya usai acara Pengukuhan Kompak API Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Pemprov Jawa Tengah, Semarang, Senin (7/8/2023).



Al Khadziq menuturkan, semangat Ganjar itu menular hingga di tingkatan kabupaten/kota, bahkan desa.

"Jadi semangat Pak Gubernur dalam anti korupsi betul-betul mewarnai pemerintah daerah apalagi di kabupaten-kabupaten. Sehingga memberi semangat pada kepala daerah dan juga ASN di seluruh Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Temanggung untuk ikut arahan Pak Gubernur, Mboten Korupsi Mboten Ngapusi," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto. Upaya pencegahan korupsi di Jawa Tengah selalu meningkat dari tahun ke tahun. Bukan hanya di tingkat pemprov, pemkab atau pemkot, melainkan juga sampai di tingkat desa.

"Upaya selalu ada peningkatan dari tahun ke tahun upaya pencegahan dari tingkat desa, kabupaten maupun provinsi sendiri," paparnya.

Baca juga: Ganjar Siap Jadikan 7.809 Desa Jateng Percontohan Antikorupsi Nasional

Dico menerangkan, upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di bawah kepemimpinan Gubernur Ganjar, selalu dilakukan kolaborasi antara pemprov dan pemkab, atau pemkot.

"Kolaborasi antara pemprov dan pemkab. Harapannya, upaya pencegahan harus bisa dimaksimalkan. Slogan provinsi (Mboten Korupsi Mboten Ngapusi) dan itu diterapkan di Kendal, sehingga pemprov dan pemkab harus bersinergi," tuturnya.

Pada kepemimpinannya di Jateng, Ganjar sukses membangun sistem pencegahan korupsi antara lain dengan menerapkan kurikulum anti korupsi di sekolah, membangun desa anti korupsi, hingga komitmen menciptakan pemerintahan yang bersih lewat sikap tegasnya kepada ASN.

Pada dua periode kepemimpinannya Ganjar juga menciptakan berbagai inovasi. Misalnya layanan aduan online LaporGub, menggratiskan biaya pendidikan, menggencarkan reformasi birkorasi, dan program-program lainnya.

Ketegasan Bacapres Partai Perindo Ganjar Pranowo dalam memerangi perilaku koruptif membuahkan hasil yang memuaskan. Provinsi Jawa Tengah menjadi juara umum penghargaan antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Provinsi Jateng menyabet empat penghargaan sekaligus dalam upaya pengelolaan LHKPN dan pengendalian gratifikasi terbaik. Penghargaan itu diberikan KPK kepada Jateng saat puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) secara daring, Rabu (16/12/2020).

Jawa Tengah kembali mendapat penghargaan dari KPK pada 2021, karena memeroleh nilai 94,55 dalam capaian Indeks Pencegahan Korupsi tahun 2021.

Bukan hanya dari KPK, Ganjar juga mampu menorehkan Jawa Tengah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-12 kali berturut-turut hingga pada 2023.

Sementara, Ganjar --yang dikenal sebagai sosok pemimpin muda, energetik, merakyat, berprestasi, berpengalaman dan family man itu -- menuturkan bahwa kampanye antikorupsi akan terus dilakukan. Di antaranya dengan menggandeng KOMPAK API Jawa Tengah.

"Karena kita jadikan agen untuk penyuluhan antikorupsi dan saya senang dari kabupaten/kota hadir. Dan KOMPAK akan dibina terus menerus. Harapan saya, mereka juga akan melakukan kampanye antikorupsi dengan cara-cara kekinian seperti buat game umpama, kemudian sampaikan ke medsos agar bisa menjangkau ke semua tempat," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemakaian Material di...
Pemakaian Material di Sektor Hulu Migas Harus Berbasis Regulasi
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Melayat Bunda Iffet,...
Melayat Bunda Iffet, Ganjar: Sosok Ibu yang Mencintai Anaknya
Diduga Tak Terima Jagoannya...
Diduga Tak Terima Jagoannya Kalah di Pilkada Parepare, Antarpendukung Saling Lempar Batu
41 Daerah Pilkada Lawan...
41 Daerah Pilkada Lawan Kotak Kosong, Ganjar Pranowo: Bisa Saja Menang!
Bersama KPK, Rutan Bangil...
Bersama KPK, Rutan Bangil Gelar Penguatan Pendidikan Budaya Anti Korupsi
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Rekomendasi
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Infografis
Gagal ke Madrid, Mbappe...
Gagal ke Madrid, Mbappe Perpanjang Kontrak di PSG Hingga 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved