Gardu Ganjar Ikut Meriahkan Pesta Laut Carita Banten
Senin, 07 Agustus 2023 - 13:16 WIB
loading...
Relawan Gardu Ganjar ikut memeriahkan acara pesta laut yang diadakan di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (6/8/2023). Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
PANDEGLANG - Relawan Gerakan Rakyat Desa untuk Ganjar (Gardu Ganjar) mendukung acara pesta laut yang diadakan di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Puncak pesta laut diikuti ratusan kapal nelayan bersama sukarelawan Gardu Ganjar dan masyarakat.
Mereka berlayar ke tengah laut untuk melaksanakan tradisi yang diwariskan leluhur sejak dulu. Ini sebagai ungkapan syukur atas hasil laut yang melimpah, dan doa bersama untuk kelimpahan ikan di masa depan.
"Kami berpartisipasi dalam kegiatan ini dan Alhamdulillah ini merupakan permintaan dari masyarakat sendiri. Harapannya, semoga seluruh masyarakat bisa terus menjalin silaturahmi," kata Ketua Gardu Ganjar Banten Ahmad Wahyudin Nasyar di Pantai Carita, Pandeglang, Minggu (6/8/2023).
Menurutnya, acara pesta laut telah berlangsung dalam beberapa hari yang dihadiri ribuan masyarakat. Rangkaian acara ini dalam beberapa hari tersebut diisi di antaranya dengan wayang golek, hiburan rakyat seperti musik tradisional dan ratusan pedagang.
Hal itu memperkuat rasa kebersamaan dan semangat persaudaraan. Acara ini juga menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat, setelah tiga tahun terhenti akibat pandemi Covid-19.
Mereka berlayar ke tengah laut untuk melaksanakan tradisi yang diwariskan leluhur sejak dulu. Ini sebagai ungkapan syukur atas hasil laut yang melimpah, dan doa bersama untuk kelimpahan ikan di masa depan.
"Kami berpartisipasi dalam kegiatan ini dan Alhamdulillah ini merupakan permintaan dari masyarakat sendiri. Harapannya, semoga seluruh masyarakat bisa terus menjalin silaturahmi," kata Ketua Gardu Ganjar Banten Ahmad Wahyudin Nasyar di Pantai Carita, Pandeglang, Minggu (6/8/2023).
Menurutnya, acara pesta laut telah berlangsung dalam beberapa hari yang dihadiri ribuan masyarakat. Rangkaian acara ini dalam beberapa hari tersebut diisi di antaranya dengan wayang golek, hiburan rakyat seperti musik tradisional dan ratusan pedagang.
Hal itu memperkuat rasa kebersamaan dan semangat persaudaraan. Acara ini juga menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat, setelah tiga tahun terhenti akibat pandemi Covid-19.
Lihat Juga :