Omzet Pedagang Kaki Lima Naik setelah Gunakan Gerobak Perindo
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 17:52 WIB
loading...
Pembagian gerobak Partai Perindo. Foto/Carlos Roy Fajarta
A
A
A
JAKARTA - Pedagang kaki lima (PKL) mengaku omzetnya naik setelah mendapatkan dan menggunakan gerobak UMKM Partai Persatuan Indonesia (Perindo) untuk berjualan.
Hal itu mereka sampaikan dalam pembagian enam gerobak UMKM Partai Perindo yang disalurkan melalui Bacaleg DPR dan Bacaleg DPRD DKI Jakarta di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (3/8/2023) sore.
Mad Chusaeri (45), warga Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, adalah pedagang yang mengaku sudah menggunakan gerobak sepeda untuk berjualan di sekitar Gondangdia dan Gambir. Pedagang otak-otak bakar ini mengaku semakin lancar dengan bantuan gerobak sepeda dari UMKM Partai Perindo selama sebulan terakhir.
"Biasa jualan di sekitar (Kementerian) Kelautan di Stasiun Gambir dan Stasiun Gondangdia. Lumayan ramai sekarang," kata Chusaeri yang akrab dipanggil Asep.
Baca Juga: Gerobak Perindo, Bukti Partai Perindo Peduli Kesejahteraan Masyarakat
Berjualan dari pukul 11.00 sampai 19.30 WIB, dia mengaku sempat pernah laku seribu porsi dalam satu hari. "Satu porsi saya jual Rp10 ribu. Sekarang lebih cepat habis setelah make gerobak sepeda Perindo. Sebelumnya nggak sampai segitunya. Jadi benar-benar menambah dagangan laris," kata Asep.
Sementara itu, Jamal (35) warga Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang berjualan nasi uduk bersama ayahnya, Usman, mengatakan dirinya biasa berjualan di Jalan Perdatam 4. Dia berjualan pukul 05.30-09.00. "Biasanya jam segitu tinggal nasi doang atau lauknya saja. Sehari bisa laku 100 porsi," kata Jamal.
Hal itu mereka sampaikan dalam pembagian enam gerobak UMKM Partai Perindo yang disalurkan melalui Bacaleg DPR dan Bacaleg DPRD DKI Jakarta di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (3/8/2023) sore.
Mad Chusaeri (45), warga Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, adalah pedagang yang mengaku sudah menggunakan gerobak sepeda untuk berjualan di sekitar Gondangdia dan Gambir. Pedagang otak-otak bakar ini mengaku semakin lancar dengan bantuan gerobak sepeda dari UMKM Partai Perindo selama sebulan terakhir.
"Biasa jualan di sekitar (Kementerian) Kelautan di Stasiun Gambir dan Stasiun Gondangdia. Lumayan ramai sekarang," kata Chusaeri yang akrab dipanggil Asep.
Baca Juga: Gerobak Perindo, Bukti Partai Perindo Peduli Kesejahteraan Masyarakat
Berjualan dari pukul 11.00 sampai 19.30 WIB, dia mengaku sempat pernah laku seribu porsi dalam satu hari. "Satu porsi saya jual Rp10 ribu. Sekarang lebih cepat habis setelah make gerobak sepeda Perindo. Sebelumnya nggak sampai segitunya. Jadi benar-benar menambah dagangan laris," kata Asep.
Sementara itu, Jamal (35) warga Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang berjualan nasi uduk bersama ayahnya, Usman, mengatakan dirinya biasa berjualan di Jalan Perdatam 4. Dia berjualan pukul 05.30-09.00. "Biasanya jam segitu tinggal nasi doang atau lauknya saja. Sehari bisa laku 100 porsi," kata Jamal.
Lihat Juga :