Imbas Muara Sungai Tersumbat Pasir, Puluhan Hektare Lahan Pertanian di Bantul Terendam Banjir
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berharap agar pemerintah cepat bertindak," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Joko Waluyo saat dikonfirmasi mengakui jika sejumlah lahan pertanian terendam luapan air muara sungai Opak yang tersumbat pasir. Namun dia membantah jika sudah berdampak pada tanaman yang dibudidayakan warga.
Dari pantauan yang ia lakukan, lahan pertanian yang terendam diantaranya di Kalurahan Tirtohargo Kretek dan Srigading Sanden. Dia menyebut luasan yang terendam air ada sekira 35- 40 hektare.
"Tapi itu banyak lahan yang belum ditanami," tuturnya.
Hanya saja, luapan tersebut belum berdampak pada tanaman petani terutama bawang merah. Dia mengakui memang ada tanaman bawang merah, namun luasannya tidak seberapa sehingga tidak mengganggu tanaman ini.
Pihak Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) sudah menurunkan dua alat berat untuk membuka sudetan tersebut. Alat berat tersebut mulai bekerja sekira pukul 14.00 WIB, Kamis (3/8/2023).
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Joko Waluyo saat dikonfirmasi mengakui jika sejumlah lahan pertanian terendam luapan air muara sungai Opak yang tersumbat pasir. Namun dia membantah jika sudah berdampak pada tanaman yang dibudidayakan warga.
Dari pantauan yang ia lakukan, lahan pertanian yang terendam diantaranya di Kalurahan Tirtohargo Kretek dan Srigading Sanden. Dia menyebut luasan yang terendam air ada sekira 35- 40 hektare.
"Tapi itu banyak lahan yang belum ditanami," tuturnya.
Hanya saja, luapan tersebut belum berdampak pada tanaman petani terutama bawang merah. Dia mengakui memang ada tanaman bawang merah, namun luasannya tidak seberapa sehingga tidak mengganggu tanaman ini.
Pihak Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) sudah menurunkan dua alat berat untuk membuka sudetan tersebut. Alat berat tersebut mulai bekerja sekira pukul 14.00 WIB, Kamis (3/8/2023).
(hri)
Lihat Juga :