Kisah 2 Putri Cantik Penguasa Majapahit dan Kekhawatiran Gayatri Rajapatni

Selasa, 01 Agustus 2023 - 06:30 WIB
loading...
Kisah 2 Putri Cantik...
Penampakan Gayatri Rajapatni istri dari raja Majapahit Raden Wijaya versi AI. Foto/AI Nusantara
A A A
Pernikahan Raden Wijaya penguasa Kerajaan Majapahit dengan Gayatri menghasilkan dua putri cantik. Dua putri cantik ini bernama Tribhuwana Wijayatunggadewi dan Dyah Wiyat atau Rajadewi Maharajasa.

Kedua putri ini yang mewarisi tahta Kerajaan Majapahit. Dimana di masa Tribhuwana Wijayatunggadewi Kerajaan Majapahit mulai merintis kejayaannya.

Sosok kedua putri Gayatri adalah anak yang cerdas, periang, sehat, dan punya bakat menjadi cantik namun tidak egois. Mungkin kesempurnaan itulah yang membuat Raden Wijaya tidak pernah mengeluh soal ketiadaan anak laki-laki yang lahir dari rahim Gayatri.

Baca Juga: Kisah Runtuhnya Kerajaan Majapahit Diawali Perselisihan Kubu Barat dan Timur saat Perang Paregreg

Padahal secara hak pewaris tahta anak laki-laki lebih tinggi, daripada putranya yang lahir dari sang Putri Melayu yang tak pernah diakuinya sebagai ratu.

Namun ada dua topik sensitif yang enggan ia bahas bersama Gayatri, yakni mengenai anak laki-laki dan pewaris tahta yang sah, serta ibu dari anak laki-laki itu, yaitu putri Dara Petak, yang tak dikenal orang.

Waktu sang putra lahir, dengan berat hati Raden Wijaya menasbihkannya sebagai pangeran-mungkin sekadar untuk menegaskan ada garis penerus yang jelas, sekalipun ia hanya mengakui empat ratu dan mereka semua adalah putri Kertanagara.

Baca Juga: Kisah Runtuhnya Kerajaan Sunda, Raja Galuh Langgar Nikahi Wanita dari Majapahit

Di sisi lain, ibu dari putra semata wayangnya itu hanya diakui sebagai istri, bukan ratu istana.Mencium gelagat bahwa Gayatri akan gusar terhadap pengakuan status si anak lelaki sebagai "setengah-putra mahkota".

Raden Wijaya menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan siapa saja anggota keluarganya yang sah. Prasasti Pananggungan (1305) layak dinantikan karena di sinilah termuat pengumuman istana yang paling menyentuh.

Setelah menjabarkan keunggulan tiga ratu pertama, prasasti tersebut menyatakan Tradisi Jawa bahwa putra sulung penguasa mewarisi kerajaan ayahnya tentunya tak bisa diganggu-gugat.

Baca Juga: Kisah Matah Ati, Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran yang Hancurkan Belanda

Namun demikian, beberapa kali Gayatri menanyai Wijaya tentang bagaimana ia memandang masa depan kedua putrinya kelak, ketika putranya mewarisi tahta. Seperti biasa, Raden Wijaya meredam ketegangan dengan menggoda istrinya.

”Aku tak pernah khawatir akan nasib putri kita,” ujar Raden Wijaya.

”Mereka mewarisi rupaku yang tampan dan kecerdasanmu, dan karena itu mereka akan menikah dengan para pangeran Jawa yang paling sempurna dan memerintah kerajaan melalui tangan suami, persis seperti yang dilakukan sang ibunda!”

Mustahil mendebat Wijaya ketika ia bercanda seperti itu. Gayatri tetap khawatir akan permasalahan suksesi karena ia tidak mempercayai kemampuan putra sulung Wijaya untuk memerintah negeri dengan baik.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Rekomendasi
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Berita Terkini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved