Diduga Alami Kekerasan, ART di Penjaringan Jakut Diselamatkan IMMPI
Selasa, 01 Agustus 2023 - 01:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Babak Baru Kasus ART Disiksa Majikan di Simprug, 9 Tersangka Jalani Sidang di PN Jaksel
Menurut Yani, saat ini ADM belum bisa bercerita banyak karena masih kondisi trauma. Ia hanya sempat bercerita beberapa kali dijambak rambutnya, kerja hampir 15 jam sehari tanpa hari libur, tidur di gudang, sering dimaki dengan bahasa kasar oleh majikannya, dan tidak boleh keluar rumah sendiri.
"Orang tuanya selama ditinggal hampir 10 bulan bekerja tidak pernah mendapatkan kabar karena HP disita oleh PT pengirim," ujarnya.
Yani meminta kepada seluruh pekerja migran di luar ataupun di dalam negeri harus dibekali alat komunikasi. Tidak boleh ada satu pun yang melarang atau menyita ponsel pekerja dan ATM dari pekerja.
Menurut Yani, saat ini ADM belum bisa bercerita banyak karena masih kondisi trauma. Ia hanya sempat bercerita beberapa kali dijambak rambutnya, kerja hampir 15 jam sehari tanpa hari libur, tidur di gudang, sering dimaki dengan bahasa kasar oleh majikannya, dan tidak boleh keluar rumah sendiri.
"Orang tuanya selama ditinggal hampir 10 bulan bekerja tidak pernah mendapatkan kabar karena HP disita oleh PT pengirim," ujarnya.
Yani meminta kepada seluruh pekerja migran di luar ataupun di dalam negeri harus dibekali alat komunikasi. Tidak boleh ada satu pun yang melarang atau menyita ponsel pekerja dan ATM dari pekerja.
(abd)
Lihat Juga :