Parah! Kades di Garut Pakai Dana BLT untuk Biayai Kampanye Pilkades
Senin, 31 Juli 2023 - 10:40 WIB
loading...
Seorang Kades di Garut berinisial NS ditangkap polisi karena diduga memakai dana BLT melalui Dana Desa hingga ratusan juta untuk membiayai kampanye Pilkades. Foto/Ilustrasi.Dok.SINDOnews
A
A
A
GARUT - Seorang kepala desa (Kades) di Garut, Jawa Barat berinisial NS ditangkap polisi karena diduga melakukan korupsi. Oknum Kades di Kecamatan Sucinaraja itu disebut-sebut memakai anggaran bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa hingga ratusan juta rupiah untuk membiayai kampanye Pilkades.
Penyalahgunaan dana desa yang dilakukan terjadi di tahun anggaran 2021, atau di akhir masa jabatannya habis periode 2015-2021. Dana yang diselewengkan ia gunakan untuk membiayai kampanye dirinya saat mencalonkan diri kembali sebagai kades di Kecamatan Sucinaraja.
Baca juga: Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Ditahan Kejari OKI
Kampanye yang dilakukannya itu pun sukses sehingga NS terpilih lagi menjadi kades. Kasat Reskrim Polres Garut AKP Deni Nurcahyadi membenarkan jika pihaknya telah melakukan penahanan terhadap NS.
"Iya sudah di dalam rutan Polres Garut. Setelah P21 akan dilakukan press rilis," kata AKP Deni Nurcahyadi, Senin (31/7/2023).
Ia menjelaskan pihaknya belum bisa merinci kasus maling dana desa oleh NS. Menurut AKP Deni Nurcahyadi, polisi tengah melengkapi berkas atas perkara yang diperbuat oknum kades tersebut.
"Untuk detailnya nanti setelah berkas lengkap," ujarnya.
Penyalahgunaan dana desa yang dilakukan terjadi di tahun anggaran 2021, atau di akhir masa jabatannya habis periode 2015-2021. Dana yang diselewengkan ia gunakan untuk membiayai kampanye dirinya saat mencalonkan diri kembali sebagai kades di Kecamatan Sucinaraja.
Baca juga: Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Ditahan Kejari OKI
Kampanye yang dilakukannya itu pun sukses sehingga NS terpilih lagi menjadi kades. Kasat Reskrim Polres Garut AKP Deni Nurcahyadi membenarkan jika pihaknya telah melakukan penahanan terhadap NS.
"Iya sudah di dalam rutan Polres Garut. Setelah P21 akan dilakukan press rilis," kata AKP Deni Nurcahyadi, Senin (31/7/2023).
Ia menjelaskan pihaknya belum bisa merinci kasus maling dana desa oleh NS. Menurut AKP Deni Nurcahyadi, polisi tengah melengkapi berkas atas perkara yang diperbuat oknum kades tersebut.
"Untuk detailnya nanti setelah berkas lengkap," ujarnya.
Lihat Juga :