Polres Bandara Soetta Antisipasi Gangguan Keamanan saat Pemilu 2024
Rabu, 26 Juli 2023 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dia mengatakan, materi yang dibahas dalam seminar ini adalah menyamakan pemahaman mengenai potensi gangguan ancaman keamanan, melakukan koordinasi teknis dalam pelaksanaan pengamanan, serta tahapan mengenai pelaksanaan Pemilu serentak 2024.
"Adanya perkembangan saat ini mengenai kejahatan berkaitan dengan kejahatan 4.0, berpengaruh juga terhadap pelaksanaan pengamanan pemilu. Ini juga menjadi suatu potensi yang dapat mengganggu,” ucapnya.
Selain itu, kata dia, ada kejahatan konvensional, baik sabotase, teror, unjuk rasa, pengeroyokan, dan vandalisme. “Kemudian adanya pelanggaran UU penerbangan, misalnya penggunaan drone tanpa izin maupun isu masalah korupsi dan penggelapan. Ini juga menjadi sebuah sasaran yang harus kita benahi, dalam proses pengamanan pelaksanaan Pemilu serentak 2024 di wilayah Bandara Soetta," katanya.
Sementara itu, Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Kota Tangerang Ahmad Subhan mengatakan, jumlah total pemilih di Kota Tangerang sebanyak 1.362.773 pemilih yang terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 678.001 pemilih dan perempuan 684.772 pemilih. Para pemilih tersebut tersebar di 104 kelurahan dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 5.175 TPS.
Ketua Bawaslu Kota Tangerang M Abdul Rosid mengungkapkan mengenai identifikasi potensi masalah dan pelanggaran dalam Pemilu serentak 2024, serta memberikan sejumlah rekomendasi agar pelaksanaan pemilu berjalan baik dan lancar.
Sedangkan Kabid Poldagri dan Ormas Kesbangpol Kota Tangerang Saipul Ulum memaparkan mengenai arahan presiden terkait penyelengaraan Pemilu 2024, peran pemerintah daerah, sosialisasi dan pendidikan politik, pemantauan perkembangan politik, kebijakan pemerintah dalam mendukung tahapan Pemilu 2024 dan membangun sinergi elemen pendukung keberhasilan pemilu dan Pilkada serentak 2024.
"Adanya perkembangan saat ini mengenai kejahatan berkaitan dengan kejahatan 4.0, berpengaruh juga terhadap pelaksanaan pengamanan pemilu. Ini juga menjadi suatu potensi yang dapat mengganggu,” ucapnya.
Selain itu, kata dia, ada kejahatan konvensional, baik sabotase, teror, unjuk rasa, pengeroyokan, dan vandalisme. “Kemudian adanya pelanggaran UU penerbangan, misalnya penggunaan drone tanpa izin maupun isu masalah korupsi dan penggelapan. Ini juga menjadi sebuah sasaran yang harus kita benahi, dalam proses pengamanan pelaksanaan Pemilu serentak 2024 di wilayah Bandara Soetta," katanya.
Sementara itu, Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Kota Tangerang Ahmad Subhan mengatakan, jumlah total pemilih di Kota Tangerang sebanyak 1.362.773 pemilih yang terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 678.001 pemilih dan perempuan 684.772 pemilih. Para pemilih tersebut tersebar di 104 kelurahan dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 5.175 TPS.
Ketua Bawaslu Kota Tangerang M Abdul Rosid mengungkapkan mengenai identifikasi potensi masalah dan pelanggaran dalam Pemilu serentak 2024, serta memberikan sejumlah rekomendasi agar pelaksanaan pemilu berjalan baik dan lancar.
Sedangkan Kabid Poldagri dan Ormas Kesbangpol Kota Tangerang Saipul Ulum memaparkan mengenai arahan presiden terkait penyelengaraan Pemilu 2024, peran pemerintah daerah, sosialisasi dan pendidikan politik, pemantauan perkembangan politik, kebijakan pemerintah dalam mendukung tahapan Pemilu 2024 dan membangun sinergi elemen pendukung keberhasilan pemilu dan Pilkada serentak 2024.
Lihat Juga :