Ganjar Berhasil Turunkan Stunting di Jawa Tengah, Kini Tinggal 11,9 Persen
Rabu, 26 Juli 2023 - 20:26 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam menekan stunting terlihat sejak periode kedua kepemimpinannya. Hingga pada tahun 2022 tinggal 11,9 persen. Foto/Ist
A
A
A
TEGAL - Keberhasilan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam menekan stunting terlihat sejak periode kedua kepemimpinannya. Ganjar sukses mencatat penurunan stunting hingga mendapat penghargaan Satyalencana Wira Karya dari pemerintah pusat.
Berdasarkan perhitungan elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM), stunting di Jawa Tengah tahun 2018 yakni 24,4 persen dan turun di 2019 menjadi 18,3 persen. Lalu tahun 2020 turun lagi 14,5 persen, 2021 menjadi 12,8 persen hingga pada tahun 2022 berada di angka 11,9 persen.
Baca juga: Momen Ganjar Timbang dan Gendong Balita di Posyandu untuk Edukasi Masyarakat
Penurunan angka stunting itu membuktikan komitmen dan keseriusan Pemprov Jawa Tengah, beserta jajaran pemkab dan pemkot 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, serta Forkopimda.
"Gerakannya sudah bagus ya. Kalau dari angka ePPGBM kita sebenarnya sudah sampai 11 persen, tapi dari SSGI masih 20 persen jadi sebenarnya tidak ada yang berbeda," ujar Ganjar usai menghadiri PORSENI Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah di GOR Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Rabu (26/7/2023).
Berdasarkan perhitungan elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM), stunting di Jawa Tengah tahun 2018 yakni 24,4 persen dan turun di 2019 menjadi 18,3 persen. Lalu tahun 2020 turun lagi 14,5 persen, 2021 menjadi 12,8 persen hingga pada tahun 2022 berada di angka 11,9 persen.
Baca juga: Momen Ganjar Timbang dan Gendong Balita di Posyandu untuk Edukasi Masyarakat
Penurunan angka stunting itu membuktikan komitmen dan keseriusan Pemprov Jawa Tengah, beserta jajaran pemkab dan pemkot 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, serta Forkopimda.
"Gerakannya sudah bagus ya. Kalau dari angka ePPGBM kita sebenarnya sudah sampai 11 persen, tapi dari SSGI masih 20 persen jadi sebenarnya tidak ada yang berbeda," ujar Ganjar usai menghadiri PORSENI Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah di GOR Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Rabu (26/7/2023).
Lihat Juga :