Situs Warungboto, Pemandian Putri Raja Jawa yang Megah Mirip Bangunan Eropa

Rabu, 26 Juli 2023 - 07:00 WIB
loading...
Situs Warungboto, Pemandian...
Kisah Situs Warungboto, Tempat Pemandian Putri Sri Sultan Hamengku Buwono II. Foto/SINDOnews
A A A
Situs Warungboto yang terletak di Kota Yogyakarta merupakan situs bersejarah menarik yang sudah berusia lebih dari 200 tahun. Dulunya, situs ini merupakan pesanggrahan dan tempat pemandian keluarga raja Keraton Yogyakarta.

Sekitar 200 tahun setelah dibangun, Situs Warungboto beralih fungsi menjadi tempat wisata dan kerap digunakan sebagai spot prewedding. Hingga saat ini, Keraton Yogyakarta menjadi salah satu Keraton di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan.

Namun tidak banyak yang mengerti mengenai pesanggrahan atau tempat singgah yang dibangun di luar istana. Seperti halnya Pesanggrahan Rejowinangun yang kini bernama situs Warungboto.

Baca Juga: Mengenal Busana Kampuhan Kakung, Pakaian Adat Keraton Solo

Sebuah bangunan kuno terbuka terpampang di sisi utara perempatan Warungboto Kota Yogyakarta atau di Jalan Veteran.Bangunan yang kini di bawah kendali Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) ini menjadi bangunan yang terus dilestarikan.

Situs Warungboto, Pemandian Putri Raja Jawa yang Megah Mirip Bangunan Eropa


Upaya pemutaran dann perbaikan dilakukan pasca gempa bumi 2006 silam. Namun banyak orang yang tidak memahami sejarah bangunan di Warungboto yang lumayan jauh dari kompleks Keraton Yogyakarta.

Situs warungboto merupakan situs bersejarah. Bangunan dengan beberapa ruang yang terbuka ini dibangun di masa Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) I dan dilanjutkan masa Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) II.

Praktis Keraton Yogyakarta belum terlalu lama berdiri setelah kerajaan Mataram dipecah menjadi dua melalui perjanjian Gianti di Salatiga menjadi Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Pakubuwono Surakarta.

Baca Juga: Nyi Ageng Serang, Panglima Perang Perempuan Penakluk Hati Hamengku Buwono II

Sebagai seorang Raja tentu saja Sri Sultan seringkali melakukan perjalanan. Untuk melepas penat maka pesanggrahan atau taman pun dibuat.

Tercatat pesanggrahan yang dibuat adalah Rejowinanguan, Ambarketawang, dan Krapyak. Menurut pengelola kampung wisata Warungboto, Purnomo, di dalam situs tersebut dulunya berisi ruangan dan di tengahnya ada kolam dengan sumber air yang jernih.

Layaknya taman kerajaan, anak anak Sultan seringkali mandi di taman tersebut. ”Dulu menurut cerita ada sebuah ruangan besar menghadap ke timur dan di depannya ada kolam dengan sumber air. Kemudian sisi timur ruangan kecil baru pintu keluar,” katanya.

Baca Juga: Kisah Kesaktian Prabu Siliwangi Mengalahkan Macan Putih

Sebelum dipugar situs ini kelihatan gelap dan menjadikan kita merinding. Sebuah bangunan tua dengan lokasi yang gelap menjadikan aura berbeda dengan lokasi lokasi lain.

Beberapa bangunan bangunan tua dengan batu bata merah hancur terkena gempa. Belum lagi setiap situs milik Keraton Yogyakarta dipercaya ada makhluk gaib yang menunggu. Setelah dipugar diapun mengaku berani berkunjung. Itu saja harus bersama banyak teman.

Setelah dilakukan pemugaran dan pembangunan, bangunan tersebut terlihat menjadi menawan. Namun demikian suasana malam hari juga meenbutihkan adrenalin tersendiri.

Nama pesanggrahan Rejowinangun pun semakin lama semakin hilang dan berganti menjadi situs warungboto. Setiap hari mulai banyak wisatawan yang berkunjung.

Situs Warungboto mulai dikenal kalangan milenial saat digunakan untuk foto pre wedding putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu.

Banyak anak-anak muda yang datang hanya untuk berfoto bersama. Praktis tidak ada pertanyaan mengenai sejarah situs yang merupakan pesanggrahan Rejowinangun tersebut.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Buntut Kasus Daycare...
Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Rekomendasi
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved