Ngeri! Elpiji 3 Kg di Medan Langka, Harga Tembus Rp30 Ribu
Senin, 24 Juli 2023 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Hidayat mengaku, setiap minggu butuh setidaknya 1-2 tabung gas elpiji untuk usaha produksi ikat pinggangnya. Biasanya ia mendapatkan elpiji dari pangkalan atau pengecer di dekat rumahnya, dengan harga Rp17 ribu-18 ribu. Namun akibat kelangkaan elpiji ini, dia terpaksa berhenti produksi.
"Kami ini berhak menerima subsidi, karena terdaftar sebagai pelaku UMKM di pemerintah. Tapi kalau elpijinya tidak ada, yang tetap saja tidak dapat. Kita sudah lapor ke aparat desa, tetapi tidak ada kepastian," ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan Yulianti (35). Produsen kerupuk di Kecamatan Medan Perjuangan ini mengaku, sudah dua hari ini produksi kerupuknya berhenti karena terhentinya pasokan elpiji ukuran 3 kg dari pangkalan.
Baca juga: Kapal Pincara Tenggelam di Teluk Wasapela Tengah, 16 Penumpang Tewas
"Biasanya kita dipasok 15-20 tabung seminggu. Harganya Rp20 ribu per tabung sampai di tempat. Ini sudah dua hari kosong. Tidak ada barang katanya. Persediaan di pangkalan di pangkas," sebut Yulianti.
Yulianti merasa khawatir jika kelangkaan elpiji ini terus berlanjut, karena usahanya juga akan ikut terhenti. Dia berharap pemerintah dapat segera mengatasi kelangkaan elpiji ini, agar pelaku UMKM tetap bisa beproduksi.
"Kami ini berhak menerima subsidi, karena terdaftar sebagai pelaku UMKM di pemerintah. Tapi kalau elpijinya tidak ada, yang tetap saja tidak dapat. Kita sudah lapor ke aparat desa, tetapi tidak ada kepastian," ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan Yulianti (35). Produsen kerupuk di Kecamatan Medan Perjuangan ini mengaku, sudah dua hari ini produksi kerupuknya berhenti karena terhentinya pasokan elpiji ukuran 3 kg dari pangkalan.
Baca juga: Kapal Pincara Tenggelam di Teluk Wasapela Tengah, 16 Penumpang Tewas
"Biasanya kita dipasok 15-20 tabung seminggu. Harganya Rp20 ribu per tabung sampai di tempat. Ini sudah dua hari kosong. Tidak ada barang katanya. Persediaan di pangkalan di pangkas," sebut Yulianti.
Yulianti merasa khawatir jika kelangkaan elpiji ini terus berlanjut, karena usahanya juga akan ikut terhenti. Dia berharap pemerintah dapat segera mengatasi kelangkaan elpiji ini, agar pelaku UMKM tetap bisa beproduksi.
Lihat Juga :