Bantu Warga Papua di Perbatasan, Prajurit TNI AD Perbaiki Jaringan Air Bersih
Sabtu, 22 Juli 2023 - 11:57 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan diawali dengan pembersihan bendungan air selama tiga hari, dengan menggunakan excavator, dan dilanjutkan dengan pemasangan pipa sepanjang 160 meter untuk mengganti pipa-pipa lama yang telah rusak.
Baca juga: Mencekam! Bentrok Pecah di Lamongan saat Polisi Bubarkan Konvoi Pendekar, Begini Penampakannya
"Terimakasih kepada Bapak Pangkostrad, Pangdam XVII/Cenderawasih, dan Satgas Pamtas Yonif 132/Bima Sakti, yang telah memberikan perhatiannya dengan tulus dan ikhlas kepada kami masyarakat perbatasan Skouw. Sekarang air sudah kembali mengalir lancar," ujar warga Skouw, Ondo Afi Stenley.
Aktivitas perbaikan bendungan air ini dilaksanakan selama enam hari, dan diakhiri dengan acara adat di lokasi bendungan air, yang dilanjutkan dengan acara seremonial di Pos Komando Utama Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini Yonif 132/Bima Sakit, dengan mengundang seluruh lapisan masyarakat yang tinggal di perbatasan Skouw, Papua.
Selain didistribusikan untuk masyarakat yang tinggal di perbatasan Skouw, air bersih tersebut juga dapat dinikmati oleh para pelintas batas kedua negara, pedagang di pasar perbatasan, serta turis mancanegara maupun domestik.
"Pemenuhan akan air bersih, merupakan kebutuhan primer yang paling mutlak dan mendasar bagi semua makhluk hidup. Dengan terpenuhinya kebutuhan air, tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami TNI AD hadir untuk membantu masyarakat, dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi masyarakat Papua," tegas Pangkostrad, Letjen TNI Maruli Simanjuntak.
Baca juga: Mencekam! Bentrok Pecah di Lamongan saat Polisi Bubarkan Konvoi Pendekar, Begini Penampakannya
"Terimakasih kepada Bapak Pangkostrad, Pangdam XVII/Cenderawasih, dan Satgas Pamtas Yonif 132/Bima Sakti, yang telah memberikan perhatiannya dengan tulus dan ikhlas kepada kami masyarakat perbatasan Skouw. Sekarang air sudah kembali mengalir lancar," ujar warga Skouw, Ondo Afi Stenley.
Aktivitas perbaikan bendungan air ini dilaksanakan selama enam hari, dan diakhiri dengan acara adat di lokasi bendungan air, yang dilanjutkan dengan acara seremonial di Pos Komando Utama Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini Yonif 132/Bima Sakit, dengan mengundang seluruh lapisan masyarakat yang tinggal di perbatasan Skouw, Papua.
Selain didistribusikan untuk masyarakat yang tinggal di perbatasan Skouw, air bersih tersebut juga dapat dinikmati oleh para pelintas batas kedua negara, pedagang di pasar perbatasan, serta turis mancanegara maupun domestik.
"Pemenuhan akan air bersih, merupakan kebutuhan primer yang paling mutlak dan mendasar bagi semua makhluk hidup. Dengan terpenuhinya kebutuhan air, tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami TNI AD hadir untuk membantu masyarakat, dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi masyarakat Papua," tegas Pangkostrad, Letjen TNI Maruli Simanjuntak.
(eyt)
Lihat Juga :