Ujian Ridwan Kamil di Balik Satu Abad Gedung Sate

Selasa, 28 Juli 2020 - 13:28 WIB
loading...
Ujian Ridwan Kamil di...
Wajah baru Gedung Sate yang kini sudah tampil kekinian lewat revitalisasi yang telah dilakukan Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Foto/Dok. Humas Jabar
A A A
BANDUNG - Pandemi COVID-19 telah merusak impian Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil untuk menghadirkan Gedung Sate sebagai ikon sekaligus destinasi wisata istimewa bagi warganya dan wisatawan yang berkunjung ke Jabar.

(Baca juga: Swab Mandiri, Wakil Wali Kota Solo Telah Negatif COVID-19 )

Betapa tidak, upayanya untuk mengubah kesan 'angker' Gedung Sate di usianya yang menginjak 100 tahun kini sudah hampir rampung. Bahkan, tampilan gedung megah itu pun kini menjadi lebih kekinian dengan penataan dan revitalisasi yang telah dilakukan.

Namun apa daya, gara-gara pandemi COVID-19, warga Jabar dan wisatawan terpaksa harus menunda waktu untuk menikmati keindahan setiap sudut wajah baru gedung megah karya arsitek J Gerber, Eh De Roo G, dan Hendriks itu.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil mengungkapkan, sejumlah rencana yang telah disusun untuk memperingati 100 tahun gedung megah yang mulai dibangun 27 Juli 1920 itu terpaksa dibatalkan akibat pandemi.

(Baca juga: Curi Singkong untuk Makan, Pemuda Banyuwangi Ditangkap Polisi )

Bahkan, meski sempat dibuka untuk masyarakat dan wisatawan sebelum pandemi melanda, kawasan Gedung Sate kini kembali ditutup untuk umum. Masyarakat dan wisatawan yang hendak menyusuri jejak-jejak sejarah dengan bantuan tour guide pun terpaksa menunda keinginannya.

"Ketika menjadi Gubernur, memperingati 100 tahun Gedung Sate . Sekarang, COVID-19 juga bagi saya ini adalah ujian dari sejarah hidup saya. Namun, saya berbangga dengan 100 tahun Gedung Sate ," ungkapnya.

Meski begitu, Kang Emil menyatakan, peringatan seabad Gedung Sate tetap terlaksana dengan merawat dan menjaganya. Penataan dan perbaikan fasilitas Gedung Sate yang selama ini dilakukan, kata Kang Emil, menjadi buktinya.

Lebih lanjut Kang Emil menilai, Gedung Sate memiliki nilai arsitektur yang tinggi. Menurutnya, tidak ada gedung pemerintahan yang bisa mengalahkan arsitektur maupun estetika Gedung Sate .

Selain itu, Gedung Sate merupakan salah satu simbol perjuangan. Pasalnya, di balik kemegahannya, Gedung Sate menyimpan kisah perjuangan Angkatan Moeda Pekerdjaan Oemoem yang gigih mempertahankan Gedung Sate dan kemerdekaan Indonesia dari serangan tentara Gurkha dan NICA.

"Ingat Jabar, ingat Gedung Sate. Ingat Bandung, ikonnya pasti Gedung Sate . Tak ada yang bisa mengalahkan," katanya. (Baca juga: Ribuan Ikan Mati Membusuk di Sungai Petanang Musi Banyuasin )

Diketahui, peresmian wajah baru Gedung Sate sendiri telah dilakukan langsung oleh Kang Emil dan istri Atalia Praratya di taman depan Gedung Sate , Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (31/12/2019). Dalam kesempatan itu, Kang Emil mengatakan, tahun 2020 sebagai tahun pencanangan Gedung Sate sebagai destinasi wisata.

"Bahwa 2020 itu tahun pencanangan Gedung Sate sebagai destinasi wisata. Maka, 2020 ( Gedung Sate ) akan dibuka seluas-luasnya untuk masyarakat yang dimulai dengan perbaikan di taman depan dan taman belakang yang selama ini kurang memadai, biasanya orang berfoto-foto kan di aspal (jalan)," tutur Kang Emil saat itu.

Menilik pada sejarahnya, pembangunan Gedung Sate diawali peletakan batu pertama oleh putri Wali Kota Bandung saat itu, Johana Catherina Coops dan perwakilan Gubernur Hindia-Belanda di Batavia, Petronella Roelofsen. Gedung Sate dibangun dengan melibatkan sekitar 2.000 pekerja dan menghabiskan dana sebesar 6 juta gulden.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bukan Sekadar Penertiban:...
Bukan Sekadar Penertiban: Sisi Lain Satpol PP Bandung yang Hangat Melayani
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Dedikasi Konservasi...
Dedikasi Konservasi Alam, Ronny Lukito Terima Anugerah Kujang dari Budayawan Jabar
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Rupiah Cetak Rekor Terlemah...
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Rp17.700 per Dolar AS, Pertama Kalinya dalam Sejarah Indonesia
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved