Bacaleg Perindo DPRD Kabupaten Bogor Usulkan Wajib Belajar Jadi 16 Tahun
Selasa, 18 Juli 2023 - 20:14 WIB
loading...
Bacaleg Partai Perindo DPRD Kabupaten Bogor Dapil 1 Muhyiddin menjadi narasumber pada Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang disiarkan melalui akun YouTube Partai Perindo, Selasa (18/7/2023). Foto: YouTube Perindo
A
A
A
BOGOR - Bacaleg Partai Perindo DPRD Kabupaten Bogor Dapil 1 Muhyiddin mengusulkan wajib belajar Indonesia ditambah menjadi 16 tahun. Semakin berkembangnya zaman, persaingan kerja dinilai semakin ketat ditambah Indonesia tengah berada dalam masyarakat ekonomi ASEAN.
"Kalau kita masih di SMA saja standar ya kita akan kalah. Jadi saya rasa kita harus berjuang untuk di 2024 ini kita usahakan wajib belajar di 16 tahun sampai sarjana," ujar Muhyiddin dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang disiarkan melalui akun YouTube Partai Perindo, Selasa (18/7/2023).
Dia juga mengusulkan agar program beasiswa diberikan hanya kepada masyarakat tidak mampu. Sehingga, tidak perlu lagi ada syarat-syarat lainnya yang menghalangi seseorang untuk mendapatkan beasiswa.
"Program beasiswa menurut pendapat saya itu aneh. Syarat masuk kuliah atau beasiswa itu pintar TOEFL akhirnya yang dapat siapa orang-orang kaya lagi," katanya.
Menurut dia, jelas bahwa di amanah undang-undang bahwa tugas negara adalah mencerdaskan bangsa. "Pokoknya kalau menurut saya beasiswa itu satu syaratnya tidak mampu, titik sudah. Dia nggak pintar ya tugas negara untuk biar dia pintar dengan beasiswa," ujar Muhyiddin.
"Kalau kita masih di SMA saja standar ya kita akan kalah. Jadi saya rasa kita harus berjuang untuk di 2024 ini kita usahakan wajib belajar di 16 tahun sampai sarjana," ujar Muhyiddin dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang disiarkan melalui akun YouTube Partai Perindo, Selasa (18/7/2023).
Dia juga mengusulkan agar program beasiswa diberikan hanya kepada masyarakat tidak mampu. Sehingga, tidak perlu lagi ada syarat-syarat lainnya yang menghalangi seseorang untuk mendapatkan beasiswa.
"Program beasiswa menurut pendapat saya itu aneh. Syarat masuk kuliah atau beasiswa itu pintar TOEFL akhirnya yang dapat siapa orang-orang kaya lagi," katanya.
Menurut dia, jelas bahwa di amanah undang-undang bahwa tugas negara adalah mencerdaskan bangsa. "Pokoknya kalau menurut saya beasiswa itu satu syaratnya tidak mampu, titik sudah. Dia nggak pintar ya tugas negara untuk biar dia pintar dengan beasiswa," ujar Muhyiddin.
Lihat Juga :