Perizinan Mentok, Pedagang Pasar Tagog Direlokasi ke Sub Terminal
Selasa, 28 Juli 2020 - 00:06 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi itu, ujar Ricky, sudah berdasarkan kesepakatan dengan para pedagang, Dinas Perhubungan, serta juga muspika. Hanya saja nantinya lokasi Sub Terminal Padalarang dijadikan sebagai tempat berjualan para pedagang basahan.
Sedangkan untuk pedagang keringan akan berjualan di sepanjang trotoar dengan menempati kios dan los sementara sepanjang 150 meter.
"Lokasi itu sudah kesepakatan semua pihak dan dekat dari lokasi pasar sebelumnya. Jadi pedagang juga tidak khawatir kehilangan pelanggannya," ujar Ricky.
Rencananya, tempat relokasi sementara akan dibangun mulai awal Agustus dengan total sebanyak 859 kios dan los yang dibangun. Untuk keamanan dan kenyamanan pedagang, kios dan los yang dibangun di kanan kiri jalan itu menggunakan sistem rolling door.
Proses pembangunan diperkirakan memakan waktu dua bulan dan akan digunakan pedagang hingga Desember 2021. "Revitalisasi Pasar Tagog Padalarang ditargetkan selesai dan diresmikan Desember 2021. Pasar baru akan dibangun tiga lantai dengan konsep pasar semi modern dengan tempat parkir yang luas," tutur dia.
Sedangkan untuk pedagang keringan akan berjualan di sepanjang trotoar dengan menempati kios dan los sementara sepanjang 150 meter.
"Lokasi itu sudah kesepakatan semua pihak dan dekat dari lokasi pasar sebelumnya. Jadi pedagang juga tidak khawatir kehilangan pelanggannya," ujar Ricky.
Rencananya, tempat relokasi sementara akan dibangun mulai awal Agustus dengan total sebanyak 859 kios dan los yang dibangun. Untuk keamanan dan kenyamanan pedagang, kios dan los yang dibangun di kanan kiri jalan itu menggunakan sistem rolling door.
Proses pembangunan diperkirakan memakan waktu dua bulan dan akan digunakan pedagang hingga Desember 2021. "Revitalisasi Pasar Tagog Padalarang ditargetkan selesai dan diresmikan Desember 2021. Pasar baru akan dibangun tiga lantai dengan konsep pasar semi modern dengan tempat parkir yang luas," tutur dia.
(awd)
Lihat Juga :