Di Tengah Pandemi, Aminullah Beri Keleluasaan Pelaku UMKM Bergerak
Senin, 27 Juli 2020 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Tidak sekedar mendorong lewat kebijakan-kebijakan, UMKM di Banda Aceh juga diberi akses mendapatkan modal usaha. Para pelaku UMKM-pun sangat leluasa karena sangat mudah mendapat modal pembiayaan. Karena Pemko dibawah kepemimpinan Amin-Zainal telah mendirikan sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang diberi nama Mahirah Muamalah Syariah (MMS). Lembaga keuangan non riba ini ia resmikan 27 April 2018, belum setahun ia menjabat.
MMS dibentuk sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan suntikan modal awal hanya Rp2,5 miliar.
Saat pandemi melanda, UMKM di Banda Aceh justru merasakan kondisi yang berbeda dari daerah lainnya. Berkat kebijakan Wali Kota, pelaku usaha mikro mendapat kucuran dana hingga miliaran. Wali Kota meminta mereka memproduksi masker yang kemudian dibeli Pemko untuk dibagi-bagikan kepada warga kota.
Pun begitu, dengan segala kemudahan yang telah diberikan. UMKM di Banda Aceh juga harus berkontribusi dalam mencegah penyebaran COVID-19. Wali Kota selalu mengingatkan agar mereka tetap menjalankan protokol kesehatan.
“Kita terus beri ruang gerak bagi pelaku usaha mikro, mereka harus tetap produktif. Tapi kita ingatkan jangan pernah abai dengan protokol kesehatan. Mereka harus melindungi para pekerjanya dan ikut menyosialisasikan kepada warga lainnya poin-poin dari protokol kesehatan. Tetap jaga jarak, sering cuci tangan dengan sabun, selalu memakai masker dan menghindari kerumunan,” pinta Aminullah.
MMS dibentuk sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan suntikan modal awal hanya Rp2,5 miliar.
Saat pandemi melanda, UMKM di Banda Aceh justru merasakan kondisi yang berbeda dari daerah lainnya. Berkat kebijakan Wali Kota, pelaku usaha mikro mendapat kucuran dana hingga miliaran. Wali Kota meminta mereka memproduksi masker yang kemudian dibeli Pemko untuk dibagi-bagikan kepada warga kota.
Pun begitu, dengan segala kemudahan yang telah diberikan. UMKM di Banda Aceh juga harus berkontribusi dalam mencegah penyebaran COVID-19. Wali Kota selalu mengingatkan agar mereka tetap menjalankan protokol kesehatan.
“Kita terus beri ruang gerak bagi pelaku usaha mikro, mereka harus tetap produktif. Tapi kita ingatkan jangan pernah abai dengan protokol kesehatan. Mereka harus melindungi para pekerjanya dan ikut menyosialisasikan kepada warga lainnya poin-poin dari protokol kesehatan. Tetap jaga jarak, sering cuci tangan dengan sabun, selalu memakai masker dan menghindari kerumunan,” pinta Aminullah.
(ars)
Lihat Juga :