Pemilih Muda Mendominasi Pemilu 2024, Perindo: Suara Gen Z dan Milenial Tentukan Nasib Generasi ke Depan

Sabtu, 08 Juli 2023 - 21:28 WIB
loading...
Pemilih Muda Mendominasi...
Ketua Harian DPW Partai Perindo DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany mengatakan pemilih muda akan mendominasi pada kontestasi Pemilu 2024. Foto: MPI/Iqbal Dwi Purnama
A A A
JAKARTA - Ketua Harian DPW Partai Perindo DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany mengatakan pemilih muda akan mendominasi pada kontestasi Pemilu 2024 . Bahkan sekitar 60% pemilih pada tahun 2024 adalah Generasi Z dan Milenial.

Najmi menilai kontestasi politik bukan hanya mempengaruhi kebijakan selama 5 tahun ke depannya. Namun juga akan mempengaruhi generasi-generasi selanjutnya lewat produk-produk regulasi yang akan diterbitkan nantinya.

Baca Juga: Partai Perindo Apresiasi Geliat Politisi Milenial di Ibu Kota

"Tahun 2024 nanti, ceruk pemilih pemula, itu akan mendominasi pemilu. Gen Z dan Milenial hampir 60% sebagai pemilih, artinya pilihan Gen Z dan Milenial akan menentukan arah bangsa kita," ujar Najmi dalam acara Festival Gen Z 2023 di MNC Conference Hall, Sabtu (8/7/2023).

Menurutnya saat ini banyak politikus yang berkedok mendukung Gen Z maupun generasi Milenial, namun kerap hal tersebut hanya sebatas jargon belaka. Tapi kadang justru tidak benar-benar memahami apa yang menjadi kebutuhan para generasi muda.

"Kami memiliki salah satu tag line, suara Gen Z tidak bisa dibeli. Artinya, pendekatan terhadap Gen Z bukan menggunakan materi tapi berupa gagasan. Banyak persoalan negara itu bersifat komunal, sehingga penyelesaian itu secara komunal atau bersama-sama," bebernya.

Baca Juga: DPT Pemilu 2024: Mayoritas Pemilih Muda, Disusul Usia 40 Tahun ke Atas

Najmi berharap ke depan peran Generasi Z dan Milenial bisa dapat dilibatkan untuk mengambil kebijakan. Terutama kebijakan-kebijakan yang berkaitan langgsung dengan generasi muda. Sehingga regulasi yang dilahirkan akhirnya bisa sesuai dengan kebutuhan generasi milenial.

"Pemerintah harus banyak mendengar, tidak menjadikan anak muda sebagai jargon, tapi harus bisa melibatkan anak muda dalam mengambil kebijakan yang strategis, dari setiap stakeholder," tandasnya.

"Anak muda tidak lagi bisa diremehkan kemampuannya. Jadi mengambil keputusan harus melibatkan anak-anak muda, karena anak muda yang tahu mau dibawa ke mana generasi ini ke depan," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
UMB Gelar GEN Z SPEAKS:...
UMB Gelar GEN Z SPEAKS: Aware or Controlled?, Hadirkan Pandji hingga Rian Fahardhi
Rekomendasi
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Tangis Mbappe dan Kutukan...
Tangis Mbappe dan Kutukan Semifinal yang Belum Berakhir
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Infografis
AS Diprediksi Bakal...
AS Diprediksi Bakal Kacau dan Perang Saudara setelah Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved