5 Fakta Keris Nogososro, Pusaka Keramat dari Zaman Majapahit yang Dapat Menangkal 1.000 Bencana
Jum'at, 07 Juli 2023 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Mpu Supa menerima permintaan tersebut dan mulai mencari petunjuk dari Tuhan mengenai bentuk dan manfaat senjata pusaka yang akan menjadi andalan Majapahit.
Baca Juga: Misteri Kesaktian dan Keberadaan Keris Nagasara Sabuk Inten
Setelah meditasi yang panjang, Mpu Supa mendapatkan petunjuk berupa gambaran sebilah keris dengan dapur naga yang memiliki 1.000 sisik.
Mpu Supa kemudian mencari bahan-bahan yang diperlukan dan mempersiapkan segala keperluan untuk pembuatan pusaka kerajaan tersebut. Konon, Mpu Supa menggunakan batu meteor sebagai bahan pembuatan keris dan menempanya di kawah gunung yang sangat panas.
Setelah itu, keris tersebut disepuh di pinggir pantai, sehingga air laut di sekitarnya bergelora seperti air panas. Tempat ini kemudian dikenal sebagai Segara Wedang.
Baca Juga: Pertempuran Sengit Keris Condong Campur Melawan Keris Kiai Sangkelat dari Raden Fatah
Setelah seluruh proses pembuatan keris naga selesai, Mpu Supa menyerahkan keris tersebut kepada sang raja. Sang raja merasa senang menerima pusaka yang telah dipesan dan memberi keris ini gelar "Kiai Nagasasra".
Keris Nogososro memiliki 1.000 sisik emas dan sabuk intan berlian, serta memiliki kekuatan untuk meredam seribu bencana yang mengancam kerajaan dari segala penjuru.
Sang raja menggunakan Keris Nogososro untuk menghentikan pemberontakan dan serbuan tentara Blambangan. Dengan bantuan pusaka ini, pemberontakan Blambangan berhasil diredam dengan cepat dan Majapahit kembali menjadi tenteram.
Selain itu, masa paceklik juga berakhir, dan beberapa kerajaan bawahan tunduk kembali kepada Majapahit. Masyarakat dapat hidup dalam kedamaian dan ketentraman.
Baca Juga: Misteri Kesaktian dan Keberadaan Keris Nagasara Sabuk Inten
Setelah meditasi yang panjang, Mpu Supa mendapatkan petunjuk berupa gambaran sebilah keris dengan dapur naga yang memiliki 1.000 sisik.
3. Proses Pembuatan Keris Nogososro
Mpu Supa kemudian mencari bahan-bahan yang diperlukan dan mempersiapkan segala keperluan untuk pembuatan pusaka kerajaan tersebut. Konon, Mpu Supa menggunakan batu meteor sebagai bahan pembuatan keris dan menempanya di kawah gunung yang sangat panas.
Setelah itu, keris tersebut disepuh di pinggir pantai, sehingga air laut di sekitarnya bergelora seperti air panas. Tempat ini kemudian dikenal sebagai Segara Wedang.
Baca Juga: Pertempuran Sengit Keris Condong Campur Melawan Keris Kiai Sangkelat dari Raden Fatah
Setelah seluruh proses pembuatan keris naga selesai, Mpu Supa menyerahkan keris tersebut kepada sang raja. Sang raja merasa senang menerima pusaka yang telah dipesan dan memberi keris ini gelar "Kiai Nagasasra".
Keris Nogososro memiliki 1.000 sisik emas dan sabuk intan berlian, serta memiliki kekuatan untuk meredam seribu bencana yang mengancam kerajaan dari segala penjuru.
4. Penggunaan Keris Nogososro
Sang raja menggunakan Keris Nogososro untuk menghentikan pemberontakan dan serbuan tentara Blambangan. Dengan bantuan pusaka ini, pemberontakan Blambangan berhasil diredam dengan cepat dan Majapahit kembali menjadi tenteram.
Selain itu, masa paceklik juga berakhir, dan beberapa kerajaan bawahan tunduk kembali kepada Majapahit. Masyarakat dapat hidup dalam kedamaian dan ketentraman.
Lihat Juga :