Evakuasi Pria Obesitas Berbobot 200 Kg, Petugas Jebol Dinding Rumah

Senin, 03 Juli 2023 - 22:08 WIB
loading...
Evakuasi Pria Obesitas...
Sumarlan (55) dievakuasi ke rumah sakit dengan cara menjebol dinding rumahnya, karena mengalami obesitas dengan bobot tubuhnya mencapai sekitar 200 kg. Foto/iNews TV/Rustaman Nusantara
A A A
GROBOGAN - Petugas gabungan terpaksa menjebol dinding rumah Sumarlan (55), untuk mengevakuasinya ke rumah sakit. Warga Desa Ngrandu, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tersebut, divekuasi ke rumah sakit karena mengalami obesitas dengan berat badan mencapai 200 kg.

Baca juga: Langka! Begini Proses Petugas Damkar dan Basarnas Bantu Pemakaman Pemuda Obesitas Berbobot 300 Kg

Butuh waktu sekitar satu jam bagi petugas gabungan untuk mengevakuasi Sumarlan, hingga bisa dinaikkan ke dalam ambulans yang mengangkutnya ke rumah sakit. Evakuasi dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Babinsa, dan perangkat desa, serta dibantu warga.



Dinding rumah Sumarlan yang terbuat dari papan kayu terpaksa dijebol, untuk mempermudah mengangkut tubuh Sumarlan ke dalam ambulans. Belasan orang dilibatkan untuk bisa mengangkat tubuh Sumarlan, hingga masuk ke dalam mobil ambulans.

Baca juga: Pembunuh Pasutri Pengusaha Tulungagung Ditangkap, Motifnya Terkait Akik untuk Ritual

Saat hendak mengangkat tubuh Sumarlan, petugas sempat kerepotan karena tidak ada tandu yang bisa muat dengan tubuh Sumarlan. Akhirnya, petugas bersama warga dan Babinsa mengangkat tubuh Sumarlan menggunakan tiga buah kain selendang.

Kepala Puskesmas Geyer 2, Bambang Triyono mengatakan, pembongkaran dinding rumah terpaksa dilakukan, karena tidak ada pintu rumah yang cukup untuk tubuh pasien. "Kami juga sempat kesulitan saat membujuk Sumarlan, agar bersedia diobati di rumah sakit. Tim medis dan petugas Dinas Sosial sempat ditolak," ungkapnya.

Evakuasi Pria Obesitas Berbobot 200 Kg, Petugas Jebol Dinding Rumah


Setelah melibatkan kepala desa, akhirnya Sumarlan bersedia untuk dibawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi Grobogan, untuk menjalani pengobatan. Sebelum dibawa ke rumah sakit, tim medis Puskesmas Geyer 2 terlebih dahulu memeriksa kondisi kesehatan, dan membersihkan luka pada kedua kaki Sumarlan.

Sumarlan tidak bisa berjalan, dan mengalami penambahan berat badan secara drastis setelah mengalami kecelakan sepeda motor pada tahun 2016. Saat itu dia mengalami kecelakaan tunggal, saat melintasi jalan desa yang sedang diperbaiki.

Baca juga: Tawuran Warga Dua Desa Pecah, 2 Tewas dan 1 Luka Parah

Usai mengalami kecelakaan tunggal tersebut, sebenarnya Sumarlan sempat merantau ke Jakarta selama tiga tahun. Dia bekerja di perusahaan bordir di Jakarta, dan tinggal di sebuah rumah bersama anak tunggalnya.

Saat berada di Jakarta, dia mulai mengalami obesitas dan akhirnya mengundurkan diri dari pekerjaannya untuk pulang kampung agar bisa fokus dalam penyembuhan penyakitnya. Saat ini Sumarlan sudah ditangani tim medis RSUD dr Soedjati Purwodadi Grobogan, dan terus dipantau sampai kondisinya dinyatakan sehat.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tragis, Mobil Rombongan...
Tragis, Mobil Rombongan Pengantar Haji Tertabrak Kereta, 4 Tewas Termasuk 2 Balita
34 Desa di Grobogan...
34 Desa di Grobogan Terendam Banjir, 5.214 KK Terdampak
Baznas RI Evakuasi Ibu...
Baznas RI Evakuasi Ibu Hamil Terjebak Banjir yang Hendak Melahirkan di Karawang
Banjir 70 Cm Terjang...
Banjir 70 Cm Terjang Kampung Kandang Cilincing, Warga Dievakuasi Pakai Perahu
Momen Haru Evakuasi...
Momen Haru Evakuasi Bayi Baru Lahir dan Ibu dari Pengungsian ke RS Adam Malik
Dramatis, Dua Prajurit...
Dramatis, Dua Prajurit Kodam 1/BB Hanyut saat Evakuasi Warga Korban Banjir Tapsel
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Faktor Genetik Bisa...
Faktor Genetik Bisa Sebabkan Obesitas, Tapi Masih Bisa Dicegah
Rekomendasi
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved