Tukang Sate di Bekasi Dibunuh Oknum TNI Gara-gara Tak Kasih Duit Rp8 Juta
Jum'at, 30 Juni 2023 - 16:34 WIB
loading...
Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto di Mapolsek Medan Satria, Jumat (30/6/2023). Foto/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
BEKASI - Motif pembunuhan tukang sate di Jalan Raya Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi Widodo Cahyo Putra (43) oleh anaknya, Dimas Rismawan (22) terungkap. Kasus tersebut dilimpahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jaya 2/Cijantung karena pelaku merupakan anggota TNI Angkatan Darat (AD).
Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto menjelaskan pelaku membunuh Widodo Cahyo Putra (43) lantaran kesal tidak diberikan duit. Aqsha mengatakan pelaku meminta duit sebesar Rp8 juta.
“Jumlah uang yang diminta kurang lebih sekitar Rp8 juta,” kata Aqsha dalam konferensi pers di Mapolsek Medan Satria, Jumat (30/6/2023).
Baca juga: Kasus Tukang Sate di Bekasi Dibunuh Oknum TNI Dilimpahkan ke Denpom
Dari hasil pemeriksaan sementara, uang itu rencananya digunakan untuk kebutuhan pribadi pelaku. Namun, Aqsha tidak menjelaskan secara detail apa kebutuhan pribadi pelaku yang dimaksud.
Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto menjelaskan pelaku membunuh Widodo Cahyo Putra (43) lantaran kesal tidak diberikan duit. Aqsha mengatakan pelaku meminta duit sebesar Rp8 juta.
“Jumlah uang yang diminta kurang lebih sekitar Rp8 juta,” kata Aqsha dalam konferensi pers di Mapolsek Medan Satria, Jumat (30/6/2023).
Baca juga: Kasus Tukang Sate di Bekasi Dibunuh Oknum TNI Dilimpahkan ke Denpom
Dari hasil pemeriksaan sementara, uang itu rencananya digunakan untuk kebutuhan pribadi pelaku. Namun, Aqsha tidak menjelaskan secara detail apa kebutuhan pribadi pelaku yang dimaksud.
Lihat Juga :