Bupati Lutra Peringati HAN Bersama Anak-anak di Lokasi Pengungsian
Minggu, 26 Juli 2020 - 21:26 WIB
loading...
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani bersama anak-anak di posko pengungsian bencana banjir bandang dalam rangka peringatan HAN 2020. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara (Lutra) , Indah Putri Indriani, memperingati hari anak nasional (HAN) 2020 bersama dengan anak-anak di lokasi pengungsian korban banjir bandang , Minggu (26/7/2020) di posko pengungsian kelurahan Kappuna, Masamba.
Meski dilaksanakan di lokasi pengungsian, suasana riang penuh ceria seolah memberi gambaran bahwa bencana tidak menghalangi para anak menikmati suasana peringatan HAN. Di sana, Bupati Indah ikut menghibur mereka yang sedang berduka.
Baca juga: Pemkab Lutra Juga Siapkan Rumah Tetap bagi Korban Bencana Banjir Bandang
Pada pelaksanaan HAN kali ini, sebanyak 500 paket bantuan juga dibagikan, dan dipimpin langsung Bupati Indah Putri Indriani.
“Meskipun dalam kondisi berbeda, tapi kita tetap harus punya semangat dan optimisme bahwa semuanya akan kita lalui dengan baik,” kata Indah.
Untuk itu, dia berharap kepada seluruh orang tua agar para anak harus dikuatkan, karena sesungguhnya anak-anak tersebut adalah masa depan orang tua, bangsa dan Kabupaten Lutra.
“Percayalah, apa yang terjadi ini sudah menjadi ketetapan Tuhan YME,” jelas Indah.
Meski dilaksanakan di lokasi pengungsian, suasana riang penuh ceria seolah memberi gambaran bahwa bencana tidak menghalangi para anak menikmati suasana peringatan HAN. Di sana, Bupati Indah ikut menghibur mereka yang sedang berduka.
Baca juga: Pemkab Lutra Juga Siapkan Rumah Tetap bagi Korban Bencana Banjir Bandang
Pada pelaksanaan HAN kali ini, sebanyak 500 paket bantuan juga dibagikan, dan dipimpin langsung Bupati Indah Putri Indriani.
“Meskipun dalam kondisi berbeda, tapi kita tetap harus punya semangat dan optimisme bahwa semuanya akan kita lalui dengan baik,” kata Indah.
Untuk itu, dia berharap kepada seluruh orang tua agar para anak harus dikuatkan, karena sesungguhnya anak-anak tersebut adalah masa depan orang tua, bangsa dan Kabupaten Lutra.
“Percayalah, apa yang terjadi ini sudah menjadi ketetapan Tuhan YME,” jelas Indah.
Lihat Juga :