Alumni SMKN Jateng Rizki dan Dwi Angga Sukses Kerja di Jepang: Terima Kasih Pak Ganjar!

Selasa, 27 Juni 2023 - 18:23 WIB
loading...
Alumni SMKN Jateng Rizki...
SMKN Jawa Tengah yang merupakan sekolah asrama gratis gagasan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini mampu memberikan perubahan kehidupan bagi para lulusannya. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - SMK Negeri (SMKN) Jawa Tengah yang merupakan sekolah asrama gratis gagasan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini benar-benar mampu memberikan perubahan kehidupan bagi para lulusannya.

Didirikan pada 2014, hingga saat ini SMKN Jateng telah meluluskan sebanyak 1.837 siswa. Dari jumlah tersebut, 80 persen lulusan sudah terserap di dunia kerja baik di tingkat nasional maupun luar negeri.

Baca juga: Berkat Lapak Ganjar, UMKM Cokelat Rekrut Kembali Karyawan Yang Sempat Dirumahkan

Sisanya melanjutkan ke perguruan tinggi dengan menerima beasiswa, wirausaha dan sebagian masih menunggu panggilan kerja.

Perubahan hidup yang nyata itu antara lain dirasakan Rizki Indra Pratama dan Dwi Angga Setiawan yang kini sukses bekerja di Jepang.

Rizki merupakan lulusan angkatan 2 SMKN Jateng kampus Pati, yang berasal dari Desa Keser RT 004/RW 002 Tunjungan, Kabupaten Blora.

Lulus pada 2018, dia berhasil diterima bekerja pada perusahaan yang bergerak bidang pengecatan AC di Jepang.

Baca juga: Ganjar Inisiasi Hetero Space, Dongkrak Omzet Pelaku UMKM

“Setelah saya lulus, saya disalurkan kerja di Jepang. Alhamdulillah saya sudah pernah mengikuti ekstrakurikuler bahasa Jepang saat di SMKN Jateng,” katanya.

Kini, Rizky telah mampu mengubah kehidupan ekonomi keluarganya. Dari hasil kerjanya, Rizky telah mampu memberikan modal pada orang tua untuk berdagang, membelikan mobil dan sepeda motor serta membeli tanah untuk investasi.

Bagi Rizki, SMKN Jawa Tengah memberikan banyak pelajaran, terutama kedisiplinan. Selain itu, sangat membantu untuk siswa kurang mampu dalam meraih cita-citanya, mengingat bersekolah di sana tidak dipungut biaya sepeser pun, termasuk asrama, makan, dan perlengkapan alat sekolah.

Kisah sukses lainnya disampaikan Dwi Angga Setiawan, lulusan SMKN Jateng kampus Semarang yang juga diterima bekerja di Jepang. Dari pendapatannya per bulan itu, Angga mampu mengangkat derajat orang tuanya dengan merenovasi rumah, dan membeli lahan tanah.

“Terima kasih Pak Ganjar yang telah mendirikan SMKN Jateng, sehingga saya mampu melanjutkan sekolah dan mampu bekerja di Jepang. Kalau tidak ada SMKN Jateng, saya tidak bisa melanjutkan sekolah dan tidak bisa bekerja di Jepang,” ujarnya.

Selain tentang pendidikan akademis yang unggul, SMKN Jateng ini juga mengedepankan pendidikan karakter sebagai bekal mereka di dunia kerja.

Kepala Sekolah SMKN Jateng Semarang, Samiran mengatakan karena menerapkan disiplin dan pendidikan karakter yang ketat, lulusan SMKN Jateng sangat diminati oleh dunia industri.

"Karena menitik beratkan pendidikan karakter, tiap tahun industri-industri besar yang ada di Indonesia sangat berminat merekrut alumni SMKN Jateng. Tidak jarang mereka datang langsung ke sekolah untuk melakukan rekrutmen,” katanya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Samiran mengaku, selain beberapa perusahaan yang melakukan rekrutmen karyawan di sekolah, pihaknya juga terus berusaha melebarkan jaringan di komunitas industri. Hal itu dilakukan agar alumni SMKN Jateng bisa langsung terserap dunia kerja setelah lulus.

Saat ini, sekolah gratis tersebut sudah ada di tiga tempat yakni di Kota Semarang, Kabupaten Pati dan Kabupaten Purbalingga.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved