Senin KBS Dibuka, Pesan Tiket Via Online dan Dilarang Naik Satwa

loading...
Senin KBS Dibuka, Pesan Tiket Via Online dan Dilarang Naik Satwa
Simulasi pembukaan kembali Kebun Binatang Surabaya (KBS). Rencananya KBS akan dibuka pada Senin mendatang. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Warga Surabaya dan sekitarnya yang sudah rindu untuk datang ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) kini bisa lebih lega. Sebab, Senin nanti KBS bisa kembali dibuka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

(Baca juga: Bupati Bolmong Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari)

Direktur Utama PDTS KBS, Chairul Anwar menuturkan, para pengunjung nantinya harus memarkirkan kendaraannya di Terminal Intermoda Joyoboyo. Selanjutnya saat tiba di lokasi pengunjung wajib diukur suhu tubuhnya, mengenakan masker, dilanjutkan dengan cuci tangan di wastafel yang sudah disediakan.

"Ketika suhu tubuh pengunjung di atas 37.5 derajat maka diminta untuk ke ruang pelayanan kesehatan untuk beberapa saat. Biasanya karena setelah dari panas-panasan suhu tubuhnya ikut naik, tetapi transit masih tidak turun, maka tidak diperbolehkan untuk masuk," kata Chairul, Sabtu (25/7/2020).



(Baca juga: Kakek 67 Tahun di Kebumen 5 Kali Setubuhi Gadis 14 Tahun)

Ia melanjutkan, para pengunjung juga wajib membeli dan melakukan pembayaran tiket via online. Saat berada di lokasi pengunjung hanya tinggal melakukan scan barcode kepada petugas yang berada di depan pintu masuk sebagai bukti sudah melakukan pemesanan dan pembayaran.

"Setelah melewati cek poin. Di dalam lokasi sudah disambut petugas yang mengingatkan untuk tetap menjaga jarak. Disetiap titik lokasi sudah terpantau oleh Satgas COVID-19 dari KBS," ucapnya.



Untuk menghindari terjadinya kerumunan, katanya, para pengunjung diwajibkan mengikuti alur yang sudah ada. Bahkan saat melihat hewan pun pengunjung wajib berdiri pada tanda yang sudah tertera. "Jadi tidak ada tabrakan atau pengunjung yang tidak menjaga jarak," ungkapnya.

(Baca juga: Mobil Polrestabes Surabaya Tiba, Pelanggar Semburat)

Berikutnya, untuk menghindari kerumunan dan kepadatan pengunjung, setiap harinya akan dibagi menjadi dua sesi. Yakni setiap Senin-Kamis akan dibuka pukul 08.30-11.30 WIB dengan kapasitas total 1.500 pengunjung. Kemudian pada hari Jumat sebanyak 500 orang dan akhir pekan total kapasitas 3.000 pengunjung terbagi menjadi dua sesi.

"Untuk persyaratan anak-anak di bawah usia lima tahun dilarang masuk. Untuk ibu hamil juga dan lansia di atas 60 tahun juga tidak diperbolehkan," ucapnya. Sementara untuk tenan makanan juga tidak diperbolehkan berdagang dan segala aktivitas seperti tunggang Gajah, tunggang Jerapah juga ditiadakan sementara.
(eyt)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top