200 Ahli Onkologi Radiasi Hadiri Event Searog Estro Live Course
Rabu, 21 Juni 2023 - 23:02 WIB
loading...
A
A
A
"Teknologi pencitraan kami membantu mengoptimalkan perawatan kanker , meningkatkan efisiensi alur kerja, dan memanfaatkan kecerdasan buatan yang memungkinkan perawatan kanker yang terintegrasi,” imbuhnya.
Elekta Senior Vice President Asia Pacific Japan, Marco Lee mengatakan, sebagai pemimpin di bidang terapi radiasi, Elekta memperluas akses perawatan kanker, memberikan solusi radioterapi yang presisi dan mendorong inovasi di bidang baru, misalnya Hypofractionation dan Adaptive Treatments. Baca juga: Anak Asri Welas Jalani Endoskopi Lambung dan Rekam Kepala usai Pulang dari Rumah Sakit
"Kami sangat antusias dengan kolaborasi antara Elekta dan GE HealthCare. Sebab, tidak hanya berkontribusi pada harapan bagi semua orang yang sedang berjuang melawan kanker, tetapi sejalan dengan visi kami tentang dunia di mana setiap orang memiliki akses ke perawatan kanker terbaik,” bebernya.
Dokter Onkologi Radiasi, Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondowihardjo menjelaskan, radioterapi merupakan salah satu modalitas utama dalam terapi kanker. Berdasarkan data, satu dari dua orang penderita kanker, selama menjalani perjalanan terapi kanker pasti memerlukan terapi radiasi.
"Radioterapi merupakan terapi yang tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak dapat disentuh. Oleh karena itu, proses quality control sangat penting untuk memastikan radiasi diberikan secara aman, tepat dan berkualitas," urainya.
Elekta Senior Vice President Asia Pacific Japan, Marco Lee mengatakan, sebagai pemimpin di bidang terapi radiasi, Elekta memperluas akses perawatan kanker, memberikan solusi radioterapi yang presisi dan mendorong inovasi di bidang baru, misalnya Hypofractionation dan Adaptive Treatments. Baca juga: Anak Asri Welas Jalani Endoskopi Lambung dan Rekam Kepala usai Pulang dari Rumah Sakit
"Kami sangat antusias dengan kolaborasi antara Elekta dan GE HealthCare. Sebab, tidak hanya berkontribusi pada harapan bagi semua orang yang sedang berjuang melawan kanker, tetapi sejalan dengan visi kami tentang dunia di mana setiap orang memiliki akses ke perawatan kanker terbaik,” bebernya.
Dokter Onkologi Radiasi, Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondowihardjo menjelaskan, radioterapi merupakan salah satu modalitas utama dalam terapi kanker. Berdasarkan data, satu dari dua orang penderita kanker, selama menjalani perjalanan terapi kanker pasti memerlukan terapi radiasi.
"Radioterapi merupakan terapi yang tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak dapat disentuh. Oleh karena itu, proses quality control sangat penting untuk memastikan radiasi diberikan secara aman, tepat dan berkualitas," urainya.
(don)
Lihat Juga :