Ganjar Minta Kades dan Perangkat Kompak Bangun Desa: Jangan Indhik-indhikan

Selasa, 20 Juni 2023 - 19:46 WIB
loading...
Ganjar Minta Kades dan...
Gubernur Jateng yang juga Bacapres dari PDIP, Ganjar Pranowo disambut ribuan kades dan perangkatnya di Wonosobo, Selasa (20/6/2023). Foto: MPI/Angga Rosa
A A A
WONOSOBO - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta perangkat desa dan kepala desa di Jawa Tengah kompak membangun desa dan daerahnya, termasuk dalam penggunaan anggaran desa dan pelayanan masyarakat, antara kepala desa dan perangkat harus bersatu, jangan saling mengintip.

"Perangkatnya ada di sini, kadesnya ada di sini. Tolong kades dan perangkat di Jawa Tengah harus kompak, harus bersatu. Jangan indhik-indhikan (saling mengintip), jangan meri-merinan (saling iri)," kata Ganjar saat memberikan sambutan dalam Harlah ke-17 dan Pelantikan Pengurus PPDI Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Wonosobo, Selasa (20/6/2023).

Ganjar menjelaskan, kekompakan perangkat desa dan kepala desa menjadi sangat penting untuk pembangunan di level desa. Sebab, apabila di antara keduanya tidak kompak pasti akan terjadi masalah sehingga tugas utama dalam mengurus dan melayani masyarakat terabaikan. Untungnya kekompakan itu di Jawa Tengah sudah terjalin dengan baik.

Baca juga: Ganjar dan DPRD Sepakat Hari Jadi Jawa Tengah Diperingati Setiap 19 Agustus

"Kalau antara perangkat desa dengan kades semua kompak, dengan masyarakatnya juga bagus, insyaallah pembangunan di level desa ini juga cepat. Kalau tidak kompak antara kades dengan perangkat, biasanya jadi masalah. Kita jadi ngurusi perangkat sama kadesnya daripada ngurusi masyarakat. Alhamdulillah sekarang perangkat dengan kadesnya banyak yang kompak, maka punya PR tugas utama ngurusi rakyat. Ini yang kami mau," jelasnya.

Ganjar mengingatkan kepada perangkat desa dan kepala desa agar melayani masyarakat dengan baik. Sebab cukup banyak bantuan keuangan yang diberikan ke desa sehingga harus dikelola dan digunakan sebaik mungkin. Selama 2022 lalu, Ganjar memberikan bantuan keuangan senilai Rp1,6 triliun untuk seluruh desa di Jawa Tengah. Jumlah itu bertambah menjadi Rp 1,7 triliun pada 2023.



"Dalam dua tahun ini, ada Rp1,6 triliun (tahun 2022) dan naik menjadi Rp1,7 triliun (tahun 2023). Maka kami minta betul-betul agar ini bisa dikelola dengan baik. Jangan ada pungli, jangan ada korupsi," ungkapnya.

Kekompakan itu juga dibutuhkan dalam menyelesaikan berbagai program percepatan yang sedang dilakukan pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah. Menurut Ganjar, ada dua program yang hari ini harus diselesaikan bersama-sama. Pertama, penurunan angka kemiskinan ekstrem. Kedua, penurunan angka stunting.

"Dua ini kita kerjakan betul dan hari ini masih proses. Maka, teman-teman perangkat desa menjadi sangat penting, karena mereka menjadi orang yang sangat tahu, juga data yang ada di masyarakat. Berapa penyandang disabilitasnya, berapa kandungan bermasalah untuk ibu yang hamil, berapa masyarakat yang belum punya jamban, dan seterusnya," kata Ganjar.

Baca juga: Kumpulkan APIP se-Jateng, Ganjar Bagi Tips Cegah dan Tangani Korupsi
Gubernur dua periode itu menambahkan, perangkat dan kepala desa menjadi orang yang paling tahu kondisi masyarakatnya. Kontribusi mereka sangat dibutuhkan untuk mengelola di tempat masing-masing sehingga efektivitas penggunaan dana desanya bagus dan cara eksekusi anggaran juga bagus. Di beberapa desa anggaran yang digelontorkan itu dieksekusi dengan model-model padat karya sehingga banyak orang bekerja.

"Maka, kalau keluarga miskin bisa ikut bekerja, pendapatannya meningkat. Itu salah satu indikator yang bisa dipakai untuk mengurangi kemiskinan. Terbayangkan kalau dana desanya ada, bantuan dari kabupaten ada, dari provinsi ada, dari pusat ada, lalu dikelola semuanya, wah itu masyarakat wabil khusus yang miskin akan terentaskan," katanya.

Terakhir, Ganjar berharap kepada pengurus PPDI Provinsi Jawa Tengah supaya segera membuat program. Dua prioritas di atas agar diperhatikan. Kemudian digitalisasi desa juga segera dilakukan, agar layanan masyarakat bisa semakin lebih baik.

"Sehingga, kalaulah kemudian kawan-kawan perangkat ini punya kegiatan banyak, masyarakat terlayani dengan banyak aplikasi," pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Orang Tewas Tertimbun...
1 Orang Tewas Tertimbun Material Longsor di Wonosobo
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Angka Stunting di Wonosobo
Mobil Kades Oleng Tabrak...
Mobil Kades Oleng Tabrak Pohon di Cianjur, 3 Tewas
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Melayat Bunda Iffet,...
Melayat Bunda Iffet, Ganjar: Sosok Ibu yang Mencintai Anaknya
Lautan Manusia Padati...
Lautan Manusia Padati Puncak Festival Balon Udara 2025 di Alun-alun Wonosobo
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Ada Penolakan Pembangunan...
Ada Penolakan Pembangunan Sekolah Rakyat di Temanggung dan Wonosobo, Mensos Buka Suara
Rekomendasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved