Putus Rantai Penyebaran DBD, Perindo Kendal Jateng Lakukan Fogging
Senin, 19 Juni 2023 - 10:39 WIB
loading...
DPW Partai Perindo Jawa Tengah dan DPD Partai Perindo Kendal melakukan fogging di titik rawan sebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Rowosari Kendal Jawa Tengah. Foto tangkapan layar
A
A
A
KENDAL - DPW Partai Perindo Jawa Tengah dan DPD Partai Perindo Kendal melakukan fogging di titik rawan sebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Rowosari Kendal Jawa Tengah. Penyemprotan ini dilaksanakan, selain di pemukiman warga juga saluran di tengah warga dan komplek sekolah yang berada di perkampungan.
Wakil Ketua DPW Partai Perindo Jawa Tengah, Beny Setiyono mengatakan, menghadapi perubahan cuaca dan musim pancaroba ini, pihaknya melakukan pencegahan penyebaran rantai perkembangan nyamuk aides aigepthy di permukiman. Baca juga: Perindo Kembali Bagikan Gerobak dan Modal Usaha ke Pedagang di Manado
"Perubahan musim dari hujan ke panas rawan penyebaran demam berdarah. Partai Perindo melakukan penyemprotan untuk memutus rantai perkembangan nyamuk penyebar demam berdarah," kata Beny Setyono, Minggu (18/6/2023).
Fogging kali ini dilakukan di Desa Sendang Dawuhan, Kecamatan Rowosari setelah banyak laporan warga yang terserang demam berdarah. Menurutnya, yang terserang DBD cukup banyak. Kemudian, pihak RT/RW hingga desa meminta untuk dilakukan penyemprotan.
Wakil Ketua DPW Partai Perindo Jawa Tengah, Beny Setiyono mengatakan, menghadapi perubahan cuaca dan musim pancaroba ini, pihaknya melakukan pencegahan penyebaran rantai perkembangan nyamuk aides aigepthy di permukiman. Baca juga: Perindo Kembali Bagikan Gerobak dan Modal Usaha ke Pedagang di Manado
"Perubahan musim dari hujan ke panas rawan penyebaran demam berdarah. Partai Perindo melakukan penyemprotan untuk memutus rantai perkembangan nyamuk penyebar demam berdarah," kata Beny Setyono, Minggu (18/6/2023).
Fogging kali ini dilakukan di Desa Sendang Dawuhan, Kecamatan Rowosari setelah banyak laporan warga yang terserang demam berdarah. Menurutnya, yang terserang DBD cukup banyak. Kemudian, pihak RT/RW hingga desa meminta untuk dilakukan penyemprotan.
Lihat Juga :