Ada-ada Saja! Viral Emak-emak Berdaster Gelar Ritual Bakar Lilin dan Sesajen di Meteran PDAM
Senin, 19 Juni 2023 - 10:02 WIB
loading...
Emak-emak berdaster, menggelar ritual menyalakan lilin dan sesajen di depan meteran PDAM di Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, karena kesal enam bulan air tak mengalir. Foto/iNews TV/Yoel Yusvin
A
A
A
MAKASSAR - Aksi sejumlah emak-emak yang mengenakan daster, viral di media sosial. Mereka terekam video amatir warga, sedang melakukan ritual dengan menyalakan lilin dan menyediakan sesajen di meteran PDAM.
Baca juga: Tiba di Candi Borobudur Puluhan Biksu yang Jalankan Ritual Tudhong Langsung Khusyuk Bersembahyang
Peristiwa ritual di meteran PDAM tersebut, terjadi di Jalan Galangan Kapal Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi ritual emak-emak berdaster ini, merupakan bentuk kritik satir terhadap pengelola PDAM Kota Makassar, karena sudah enam bulan air tak mengalir.
Dalam video viral yang beredar di berbagai media sosial tersebut, terlihat emak-emak berdaster itu dengan serius melakukan ritual dengan menyalakan lilin, menyediakan sesajen, dan membacakan doa-doa, Terlihat juga emak-emak berdaster yang melakukan semedi di depan rumahnya, dengan gerakan-gerakan aneh.
Baca juga: Sejarah dan Asal Usul Nama GunungKidul, Kabupaten yang Dibentuk Para Pelarian Majapahit
Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, warga hanya mengandalkan bantuan air bersih yang penyalurannya sangat terbatas. Bantuan air bersih tersebut, tidak mencukupi untuk kebutuhan memasak, mandi, serta mencuci.
Baca juga: Tiba di Candi Borobudur Puluhan Biksu yang Jalankan Ritual Tudhong Langsung Khusyuk Bersembahyang
Peristiwa ritual di meteran PDAM tersebut, terjadi di Jalan Galangan Kapal Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi ritual emak-emak berdaster ini, merupakan bentuk kritik satir terhadap pengelola PDAM Kota Makassar, karena sudah enam bulan air tak mengalir.
Dalam video viral yang beredar di berbagai media sosial tersebut, terlihat emak-emak berdaster itu dengan serius melakukan ritual dengan menyalakan lilin, menyediakan sesajen, dan membacakan doa-doa, Terlihat juga emak-emak berdaster yang melakukan semedi di depan rumahnya, dengan gerakan-gerakan aneh.
Baca juga: Sejarah dan Asal Usul Nama GunungKidul, Kabupaten yang Dibentuk Para Pelarian Majapahit
Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, warga hanya mengandalkan bantuan air bersih yang penyalurannya sangat terbatas. Bantuan air bersih tersebut, tidak mencukupi untuk kebutuhan memasak, mandi, serta mencuci.
Lihat Juga :