Pengguna Digital Harus Pahami Ciri-ciri Informasi Hoaks Biar Tidak Tertipu
Sabtu, 17 Juni 2023 - 22:43 WIB
loading...
A
A
A
Data media sosial periode 2018-2022 yang dihimpun Kemenkominfo , ditemukan ada 9.546 hoaks yang tersebar di berbagai platform media sosial. "Hoaks menyebar di media sosial (92 persen), aplikasi percakapan (62 persen), dan 34 persen tersebar di situs web," tambahnya. Baca juga: Hypernet Technologies dan Link Net Enterprise Kolaborasi Perkuat Ekosistem Digital di Indonesia
Sementara itu, dari perspektif kecakapan digital, tutor PJJ Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH) Herman Purba mengatakan, penyebab masyarakat mudah percaya pada hoaks karena sering hanya berpatokan kepada judul berita atau informasi untuk menarik sebuah kesimpulan.
”Selain itu, malas berpikir dan melakukan verifikasi atas informasi yang diterima, percaya pada satu sumber, mudah percaya pada informasi yang terhubung dengan perasaan (emosional), dan pada informasi yang ’viral’ di media sosial,” jelas Herman Purba.
Menurut influencer Ana Livian, selain hoaks, dalam dunia digital juga banyak ditemukan kejahatan digital berupa penipuan, bullying, phising, scam, dan kekerasan seksual. Untuk menghindarinya, dia mengimbau pengguna digital tidak merespons email yang meminta data pribadi. Baca juga: Waspada Penipuan Modus Menang Undian, Penjahat Digital Mengintai Anda
”Cermati halaman yang diakses, pastikan halaman tersebut terverifikasi dan aman, tidak membagikan kode OTP, rahasiakan password dan username semua jenis akun. Lalu, buat password yang sulit, selalu melindungi data pribadi, dan waspada Love Scamming di Dating Apps,” urai Ana.
Sementara itu, dari perspektif kecakapan digital, tutor PJJ Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH) Herman Purba mengatakan, penyebab masyarakat mudah percaya pada hoaks karena sering hanya berpatokan kepada judul berita atau informasi untuk menarik sebuah kesimpulan.
”Selain itu, malas berpikir dan melakukan verifikasi atas informasi yang diterima, percaya pada satu sumber, mudah percaya pada informasi yang terhubung dengan perasaan (emosional), dan pada informasi yang ’viral’ di media sosial,” jelas Herman Purba.
Menurut influencer Ana Livian, selain hoaks, dalam dunia digital juga banyak ditemukan kejahatan digital berupa penipuan, bullying, phising, scam, dan kekerasan seksual. Untuk menghindarinya, dia mengimbau pengguna digital tidak merespons email yang meminta data pribadi. Baca juga: Waspada Penipuan Modus Menang Undian, Penjahat Digital Mengintai Anda
”Cermati halaman yang diakses, pastikan halaman tersebut terverifikasi dan aman, tidak membagikan kode OTP, rahasiakan password dan username semua jenis akun. Lalu, buat password yang sulit, selalu melindungi data pribadi, dan waspada Love Scamming di Dating Apps,” urai Ana.
(don)
Lihat Juga :