Terlibat Pembegalan di Maros, 3 Remaja Ditangkap Polisi
Jum'at, 16 Juni 2023 - 18:23 WIB
loading...
Tiga remaja ditangkap polisi karena terlibat aksi pembegalan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Foto/iNews TV/Wahyu Ruslan
A
A
A
MAROS - Tiga remaja berusia 17 tahun, berinisial IA, RI, dan IC ditangkap Satreskrim Polres Maros, karena terlibat aksi pembegalan. Dua dari tiga remaja yang ditangkap polisi tersebut, ternyata merupakan residivis kasus pencurian.
Baca juga: Heboh! Polisi Tangkap 2 Pria Diduga Begal di Jalanan Cileungsi Jadi Tontonan Warga
Para pelaku begal ini ditangkap polisi, usai melakukan pembegalan terhadap dua remaja yang tengah asyik bermain ponsel di teras rumahnya di Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Tak hanya merampas ponsel milik korbannya, ketiga begal tersebut juga melukai kedua korbannya. Satu korban mengalami luka parah di bagian kepala, akibat dipukul pakai kunci Inggris, dan satu lagi terluka di bagian paha akibat terkena anak panah.
Baca juga: 7 Fakta Nyimas Utari, Agen Rahasia Mataram yang Sukses Penggal Kepala Gubernur Jenderal VOC
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Maros, Ipda Kori Sulle Tandipayung mengatakan, setelah ada laporan warga terkait aksi pembegalan tersebut, petugas di lapangan langsung melakukan penyelidikan.
Baca juga: Heboh! Polisi Tangkap 2 Pria Diduga Begal di Jalanan Cileungsi Jadi Tontonan Warga
Para pelaku begal ini ditangkap polisi, usai melakukan pembegalan terhadap dua remaja yang tengah asyik bermain ponsel di teras rumahnya di Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Tak hanya merampas ponsel milik korbannya, ketiga begal tersebut juga melukai kedua korbannya. Satu korban mengalami luka parah di bagian kepala, akibat dipukul pakai kunci Inggris, dan satu lagi terluka di bagian paha akibat terkena anak panah.
Baca juga: 7 Fakta Nyimas Utari, Agen Rahasia Mataram yang Sukses Penggal Kepala Gubernur Jenderal VOC
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Maros, Ipda Kori Sulle Tandipayung mengatakan, setelah ada laporan warga terkait aksi pembegalan tersebut, petugas di lapangan langsung melakukan penyelidikan.
Lihat Juga :