Anggota DPRD Labuhanbatu Pukul dan Cabuti Kuku Sopir, Polres Bungkam Beri Keterangan
Sabtu, 25 Juli 2020 - 08:01 WIB
loading...
Aparat Kepolisian Polres Labuhanbatu bungkam memberikan keterangan terkait penyiksaan sadis yang melibatkan oknum DPRD Labuhanbatu Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan terhadap seorang sopir. (Foto/Inews TV/Fachrizal)
A
A
A
RANTAUPRAPAT - Aparat Kepolisian Polres Labuhanbatu bungkam memberikan keterangan terkait penyiksaan sadis yang melibatkan oknum DPRD Labuhanbatu Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan terhadap seorang sopir.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (ijti) Korda Labuhanbatu menyesesalkan kurang terbukanya pihak kepolisan kepada jurnalis dalam memberikan informasi yang menjadi perhatian publik.
Pada Jumat pagi hingga sore hari sejumlah wartawan, dari media elektronik dan online menunggu keterangan resmi atas perkembangan penyelidikan kasus penyiksaan yang melibatkan oknum DPRD Labusel inisial IMF di Mapolres Labuhanbatu. Diketehui kasus ini ditangani oleh Satuan Reskrim Unit Satu Resum Polres Labuhanbatu. (BACA JUGA: Kala Ketidakadilan Usik Dunia Pendidikan)
Hingga saat ini belum diketahui apa yang menyebabkan pihak kepolisian masih bungkam seribu bahasa,terkait perkembangan kasus yang menjadi perhatian publik saat ini.
Kasat Reskrim dan Humas Polres Labuhanbatu yang berada di Mapolres Labuhanbatu juga enggan saat ditanyai konfirmasi perkembangan kasus. Ironinya saat para jurnalis meminta keterangan resmi dari pesan whatsapp dan telepon seluler, pimpinam satreskrim dan kasubag humas belum bersedia memberikan keterangan terkait perkembangan kasus.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (ijti) Korda Labuhanbatu menyesesalkan kurang terbukanya pihak kepolisan kepada jurnalis dalam memberikan informasi yang menjadi perhatian publik.
Pada Jumat pagi hingga sore hari sejumlah wartawan, dari media elektronik dan online menunggu keterangan resmi atas perkembangan penyelidikan kasus penyiksaan yang melibatkan oknum DPRD Labusel inisial IMF di Mapolres Labuhanbatu. Diketehui kasus ini ditangani oleh Satuan Reskrim Unit Satu Resum Polres Labuhanbatu. (BACA JUGA: Kala Ketidakadilan Usik Dunia Pendidikan)
Hingga saat ini belum diketahui apa yang menyebabkan pihak kepolisian masih bungkam seribu bahasa,terkait perkembangan kasus yang menjadi perhatian publik saat ini.
Kasat Reskrim dan Humas Polres Labuhanbatu yang berada di Mapolres Labuhanbatu juga enggan saat ditanyai konfirmasi perkembangan kasus. Ironinya saat para jurnalis meminta keterangan resmi dari pesan whatsapp dan telepon seluler, pimpinam satreskrim dan kasubag humas belum bersedia memberikan keterangan terkait perkembangan kasus.
Lihat Juga :