Politisi PDIP: Keputusan Pemkot Menutup Pasar Terlalu Terburu-buru
Jum'at, 24 Juli 2020 - 21:12 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini dikatakannya bukan tanpa alasan, sebab ia khawatir, terkait dengan penutupan Pasar Keputran yang ditutup dan aktivitas pasar diliburkan, namun pedagang dan pembeli tak pernah mendapatkan edukasi dari pihak PD Pasar Surya, Dinas Kesehatan dan Kabag Perekonomian tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan.
"Kita sama-sama tahu dan saya sering lewat sini. Di lokasi ada Linmas, Satpol PP dan Tentara, tapi begitu orang tidak menggunakan masker itu dibiarkan. Jadi keberadaan petugas tidak efektif, karena mereka tidak menjalankan tugasnya dengan benar. Tiba-tiba pasar ditutup begini saja dengan mempertaruhkan keadaan perekonomian Surabaya," sambungnya. (Baca: Ini Kondisi Pasar Keputran Setelah Resmi Ditutup Akibat COVID-19).
Sebelumnya, penutupan Pasar Keputran selama tujuh hari dilakukan akibat ditemukannya pedagang yang terkonfirmasi Covid-19. Penutupan itu dilakukan lantaran kekhawatiran akan semakin meluasnya virus tersebut, yang mana Kota Surabaya masih menjadi zona merah dalam perebakan kasus Covid-19.
"Kita sama-sama tahu dan saya sering lewat sini. Di lokasi ada Linmas, Satpol PP dan Tentara, tapi begitu orang tidak menggunakan masker itu dibiarkan. Jadi keberadaan petugas tidak efektif, karena mereka tidak menjalankan tugasnya dengan benar. Tiba-tiba pasar ditutup begini saja dengan mempertaruhkan keadaan perekonomian Surabaya," sambungnya. (Baca: Ini Kondisi Pasar Keputran Setelah Resmi Ditutup Akibat COVID-19).
Sebelumnya, penutupan Pasar Keputran selama tujuh hari dilakukan akibat ditemukannya pedagang yang terkonfirmasi Covid-19. Penutupan itu dilakukan lantaran kekhawatiran akan semakin meluasnya virus tersebut, yang mana Kota Surabaya masih menjadi zona merah dalam perebakan kasus Covid-19.
(nag)
Lihat Juga :