PDGI Dorong Penggunaan Software untuk Mendiagnosa Gigi Berlubang pada Anak
Senin, 12 Juni 2023 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan tersebut, Dr drg Sri Ratna Laksmiastuti Octavian Sp.KGA yang menjadi salah satu pembicara main lecture mempresentasikan tentang caries risk assessment atau penilaian risiko karies pada anak, serta hands on penilaian risiko karies pada anak dengan menggunakan software komputer.
Ratna menjelaskan, karies merupakan masalah kesehatan utama yang bersifat global menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan prevalensi karies anak usia 5-16 tahun di Indonesia adalah sebesar 93%.
"Karies pada anak yang tidak dirawat dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak menguntungkan antara lain timbulnya rasa sakit, kemungkinan infeksi, gangguan aktivitas sehari-hari, gangguan tumbuh kembang anak, masalah psikomotor dan penurunan kualitas hidup," ujarnya.
Baca Juga: Indonesia Bebas Karies 2030, FKG Usakti Kenalkan Aplikasi Pendeteksi Gigi Berlubang
Menurut dia, diperlukan suatu terobosan baru untuk para dokter dalam manajemen karies gigi guna menyukseskan program nasional anak Indonesia usia 12 tahun bebas karies pada 2030. Dia juga menyampaikan inovasi tersebut sejalan dengan perkembangan IT di era revolusi industry 4.0.
Ratna menjelaskan, karies merupakan masalah kesehatan utama yang bersifat global menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan prevalensi karies anak usia 5-16 tahun di Indonesia adalah sebesar 93%.
"Karies pada anak yang tidak dirawat dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak menguntungkan antara lain timbulnya rasa sakit, kemungkinan infeksi, gangguan aktivitas sehari-hari, gangguan tumbuh kembang anak, masalah psikomotor dan penurunan kualitas hidup," ujarnya.
Baca Juga: Indonesia Bebas Karies 2030, FKG Usakti Kenalkan Aplikasi Pendeteksi Gigi Berlubang
Menurut dia, diperlukan suatu terobosan baru untuk para dokter dalam manajemen karies gigi guna menyukseskan program nasional anak Indonesia usia 12 tahun bebas karies pada 2030. Dia juga menyampaikan inovasi tersebut sejalan dengan perkembangan IT di era revolusi industry 4.0.
Lihat Juga :