Standar Etika Berinteraksi di Dunia Digital Penting, Simak Penjelasannya

Sabtu, 10 Juni 2023 - 18:46 WIB
loading...
Standar Etika Berinteraksi...
Ruang digital kini menjadi ajang berinteraksi beragam latar belakang budaya manusia. Fakta ini memunculkan standar nilai baru tentang etika. Begitu juga partisipasi dan kolaborasi lintas-geografi. Foto ilsutrasi
A A A
LOMBOK TIMUR - Ruang digital kini menjadi ajang berinteraksi beragam latar belakang budaya manusia. Fakta ini memunculkan standar nilai baru tentang etika. Begitu juga partisipasi dan kolaborasi lintas-geografi antara penggunanya, semua memerlukan etika.



Semua yang ikut berinteraksi harus memahami standar nilai baru ini. Selain itu, semua warganet khususnya pelajar perlu memiliki kompetensi literasi digital terkait etika maupun etiket berinternet (netiket). Baca juga: Kunjungi Pesantren Ar Raudhoh Batang, Menparekraf Sandiaga Uno Beri Bimbingan Teknis Santri Go Digital

"Yakni, kompetensi mengakses informasi sesuai netiket, menyeleksi dan menganalisis informasi saat berkomunikasi di platform digital," kata Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Amin saat menjadi narasumber pada webinar literasi digital, yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Provinsi NTB, di Lombok Timur, Sabtu (10/6/2023).

Selain itu, lanjut dia, juga diperlukan kompetensi memproduksi dan mendistribusikan informasi, memverifikasi sebuah pesan, berpartisipasi membangun relasi sosial, dan berkolaborasi data dan informasi dengan aman nyaman di platform digital.

"Tata krama dalam menggunakan internet (etiket berinternet), menurut Amin, juga berarti menggunakan internet untuk hal yang positif dan menghindari konten yang negatif dan merugikan," kata Amin dalam diskusi virtual bertajuk ”Etika Pelajar di Dunia Digital” itu.

Lanjut Amin, jenis konten negatif yang wajib dihindari menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yakni pelanggaran kesusilaan dan perjudian. Baca juga: Inovasi Bikin Pembayaran Digital Semakin Mudah

”Lalu, penghinaan dan pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, penyebaran berita bohong (hoaks), melakukan ujaran kebencian atau permusuhan berbasis SARA,” rinci Amin di hadapan para santri yang mengikuti acara webinar secara nobar itu.

Di akhir paparannya, Amin berpesan kepada para santri agar tidak terlibat dalam perundungan dunia maya (cyberbullying). ”Tindakan agresif dari seseorang atau sekelompok orang terhadap orang lain yang lebih lemah (secara fisik maupun mental) dengan menggunakan media digital itu, dapat memunculkan rasa takut pada korban,” imbuhnya.

Kepala Kantor Kemenag Lombok Timur Sirojudin yang juga hadir sebagai narasumber menjelaskan, etika pelajar di dunia digital perlu memahami akan hak-hak digital, serta menghormati hasil hak cipta dan karya intelektual orang lain.

”Hak mengakses, berekspresi, dan merasa aman harus diimbangi dengan penghormatan terhadap karya cipta. Jadi, tidak boleh asal comot begitu saja, tapi sertakan sumber atau penciptanya. Semua ada etikanya,” kata Sirojudin.

Sementara influencer Inta Oceania mengingatkan, selain dampak positif manfaatnya, internet juga memiliki banyak risiko ketika mengakses dunia digital.

Di antaranya, perundungan siber, rusaknya reputasi, terpapar muatan seksual atau kekerasan seksual, ancaman siber, menjalin interaksi yang tidak aman, gangguan gaming, dan gangguan media sosial.”Peran guru dan orangtua dibutuhkan untuk mengurangi dampak risiko negatif internet,” tegasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akses Digital...
Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
55 UMKM di Bantargebang...
55 UMKM di Bantargebang Digembleng Go Digital
Teknologi Satelit Jadi...
Teknologi Satelit Jadi Solusi Konektivitas Digital di Kawasan Timur Indonesia
Pelatihan dari Dapur...
Pelatihan dari Dapur ke Pasar Digital di Bandung, Sandiaga Dorong Perempuan Naik Kelas
Anggota DPR Apresiasi...
Anggota DPR Apresiasi Semangat Anak Muda Hadirkan Aplikasi yang Berdayakan Peternak Lokal
Praktik Kedokteran Gigi...
Praktik Kedokteran Gigi Urban Kian Digital dan Berorientasi pada Pasien
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Rekomendasi
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Berita Terkini
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved