26.000 Sertifikat REC Telah Dimanfaatkan Pelanggan PLN Cikarang
Kamis, 08 Juni 2023 - 13:22 WIB
loading...
PT PLN UP3 Cikarang berkomitmen mendukung program pemerintah menuju Net Zero Emission tahun 2060 melalui layanan Renewable Energy Certificate (REC). Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
BEKASI - PT PLN UP3 Cikarang berkomitmen mendukung program pemerintah menuju Net Zero Emission tahun 2060. Komitmen ini dilakukan dengan terus menyalurkan energi bersih melalui layanan Renewable Energy Certificate (REC).
Manager PLN UP3 Cikarang, Zamzami mengatakan, REC PLN merupakan produk kerja sama PLN dan Clean Energy Investment Accelerator (CEIA), yang merupakan bukti kepemilikan sertifikat berstandar internasional untuk produksi tenaga listrik yang dihasilkan dari pembangkit energi terbarukan.
REC dari PLN ini menggunakan sistem pelacakan elektronik dari APX TIGRs yang berlokasi di California, Amerika Serikat, untuk memastikan bahwa setelah sertifikat diterbitkan, tidak dapat dibeli atau dijual ke pihak lain. Seluruh proses juga telah diverifikasi untuk memenuhi standar internasional.
"Sampai dengan Mei 2023, kita telah menyalurkan sebanyak 26.088 unit REC atau setara dengan 26.088 megawatt hour (MWh) yang disalurkan kepada 18 pelanggan," kata Zamzami kepada wartawan Kamis (8/6/2023).
Zamzami menyampaikan komitmennya untuk menyediakan energi bersih (listrik hijau) guna mendukung terciptanya green industry di Indonesia.
Baca: PLN Bekasi Suplai Energi Listrik Kereta Cepat Jakarta Bandung
“Melalui REC PLN, pelanggan dapat mendukung penggunaan energi bersih dan turut mengampanyekan transisi energi tanpa membangun pembangkit sendiri. Produk hasil pelaku usaha pun tersertifikasi memenuhi aspek keberlanjutan sesuai dengan implementasi environmental, social, and governance (ESG),” ujarnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Susiana Mutia menambahkan, PLN siap mendukung bisnis berkelanjutan pelanggan dengan menyediakan REC.
Manager PLN UP3 Cikarang, Zamzami mengatakan, REC PLN merupakan produk kerja sama PLN dan Clean Energy Investment Accelerator (CEIA), yang merupakan bukti kepemilikan sertifikat berstandar internasional untuk produksi tenaga listrik yang dihasilkan dari pembangkit energi terbarukan.
REC dari PLN ini menggunakan sistem pelacakan elektronik dari APX TIGRs yang berlokasi di California, Amerika Serikat, untuk memastikan bahwa setelah sertifikat diterbitkan, tidak dapat dibeli atau dijual ke pihak lain. Seluruh proses juga telah diverifikasi untuk memenuhi standar internasional.
"Sampai dengan Mei 2023, kita telah menyalurkan sebanyak 26.088 unit REC atau setara dengan 26.088 megawatt hour (MWh) yang disalurkan kepada 18 pelanggan," kata Zamzami kepada wartawan Kamis (8/6/2023).
Zamzami menyampaikan komitmennya untuk menyediakan energi bersih (listrik hijau) guna mendukung terciptanya green industry di Indonesia.
Baca: PLN Bekasi Suplai Energi Listrik Kereta Cepat Jakarta Bandung
“Melalui REC PLN, pelanggan dapat mendukung penggunaan energi bersih dan turut mengampanyekan transisi energi tanpa membangun pembangkit sendiri. Produk hasil pelaku usaha pun tersertifikasi memenuhi aspek keberlanjutan sesuai dengan implementasi environmental, social, and governance (ESG),” ujarnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Susiana Mutia menambahkan, PLN siap mendukung bisnis berkelanjutan pelanggan dengan menyediakan REC.
Lihat Juga :