Rayakan World Oceans Day, Khofifah Ajak Semua Pihak Jaga Keseimbangan Ekosistem Laut
Kamis, 08 Juni 2023 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Khofifah mengungkapkan, berdasarkan data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, di tahun 2022, memiliki 50.979 unit kapal penangkap ikan, 20 unit pelabuhan perikanan, 1.045.314,87 ton produk olahan dengan volume ekspor sebesar 385.083,4 ton.
Untuk Unit Pengolahan Ikan (UPI), Jatim memiliki 7.937 UPI Mikro serta 428 UPI Besar dengan pembudidaya ikan sebanyak 276.670 orang. Sedangkan jumlah nelayan di Jatim tercatat 235.578 orang.
Pemprov Jatim juga gencar mengoptimalkan dan mendorong pembudidaya di air payau dan air tawar. "Jatim juga memiliki pembudidaya air payau sebanyak 359 unit dan 7.425 unit pembudidaya air tawar," ungkapnya.
Menurut orang nomor satu di Jatim itu, produksi perikanan tangkap tertinggi secara nasional yakni 598.317 ton sepanjang tahun 2022. Baca juga: Embarkasi Surabaya Terima 36.938 Jemaah dan Petugas Haji, Tertua Usia 119
Adapun, komoditas penyumbang perikanan tangkap terdiri dari ikan Lemuru 70.284,83 ton dan Ikan Tongkol 64.947,80 ton. "Kedua ikan ini menjadi komoditi unggulan perikanan tangkap di Jatim," jelasnya.
Untuk Unit Pengolahan Ikan (UPI), Jatim memiliki 7.937 UPI Mikro serta 428 UPI Besar dengan pembudidaya ikan sebanyak 276.670 orang. Sedangkan jumlah nelayan di Jatim tercatat 235.578 orang.
Pemprov Jatim juga gencar mengoptimalkan dan mendorong pembudidaya di air payau dan air tawar. "Jatim juga memiliki pembudidaya air payau sebanyak 359 unit dan 7.425 unit pembudidaya air tawar," ungkapnya.
Menurut orang nomor satu di Jatim itu, produksi perikanan tangkap tertinggi secara nasional yakni 598.317 ton sepanjang tahun 2022. Baca juga: Embarkasi Surabaya Terima 36.938 Jemaah dan Petugas Haji, Tertua Usia 119
Adapun, komoditas penyumbang perikanan tangkap terdiri dari ikan Lemuru 70.284,83 ton dan Ikan Tongkol 64.947,80 ton. "Kedua ikan ini menjadi komoditi unggulan perikanan tangkap di Jatim," jelasnya.
Lihat Juga :