Cerita Panas Pemilu 1955, Logo Masyumi Dibully sebagai Lambang Kejahatan

Rabu, 07 Juni 2023 - 15:17 WIB
loading...
A A A
Dalam Pemilu 1955, logo partai Masyumi, yakni bulan dan bintang menjadi bulan-bulanan. Tudingan lambang kejahatan terus diudarakan oleh lawan politiknya.

Para kader Masyumi pun melakukan serangan balik kepada Partai NU dan PSII. Setia pada kesempatan turun ke lapangan, para jurkam (juru kampanye) Masyumi, berusaha menyerang balik.

Dikampanyekan oleh Masyumi bahwa menusuk gambar Partai NU yang mengandung huruf Arab yang suci, sama halnya menodai kesuciannya.

NU merupakan organisasi keagamaan yang menganut paham ahlusunnah waljamaah. Jam’iyah NU berdiri pada 31 Januari 1926 dan sempat bergabung dengan Masyumi.

Dipicu perselisihan politik yang tidak terdamaikan, pada 5 April 1952 NU memutuskan hengkang dari Masyumi dan kemudian berdiri sebagai partai politik.

Dalam mendulang suara pemilih, NU dan Masyumi sama-sama memperebutkan suara dari golongan santri atau pondok pesantren. Sementara PNI dan PKI berebut dukungan dari orang-orang yang memiliki pengaruh atas golongan abangan.

“Masyumi dan NU berupaya membangun organisasinya di atas bahu pemuka agama di desa, kiai atau guru ngaji kalau ada, haji kalau ada, pengurus masjid kalau ada atau pejabat agama pada dewan desa,” dikutip dari buku Pemilihan Umum 1955 di Indonesia.

Sebagai parpol, NU mengusung lambang bola bumi yang dikelilingi tali bersimpul dengan deretan sembilan bintang di pinggirnya. Tali melambangkan Islam dan sembilan bintang adalah Wali Songo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Rekomendasi
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved