6 Fakta Amangkurat II, Berjuluk Sunan Amral yang Memiliki Banyak Istri

Selasa, 06 Juni 2023 - 17:56 WIB
loading...
6 Fakta Amangkurat II,...
Amangkurat II merupakan salah satu pemimpin dari kesultanan Mataram Islam. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Amangkurat II merupakan salah satu pemimpin dari kesultanan Mataram Islam . Dia menjadi Sultan ke-5 setelah Raden Mas Sayidin dan masih keturunan dari Sultan Agung.

Saat menjadi pemimpin Mataram Islam, pangeran yang dijuluki Adipati Anom ini menjabat selama 26 tahun. Selama kepemimpinannya, ia sangat tunduk terhadap pihak kolonial hingga akhirnya tewas oleh VOC.

Baca juga: Kebengisan Amangkurat II Eksekusi Mati Trunojoyo: Kepala Dipenggal, Diinjak, Ditumbuk

Berikut enam fakta dari Pangeran Adipati Anom atau Amangkurat II:

1. Mendapat Julukan Sunan Amral

Amangkurat II merupakan pemimpin Mataram Islam yang memiliki kedekatan khusus dengan VOC, bahkan pernah disebut sebagai anak emas dari Cornelis Speelman hingga ia diberi julukan Sunan Amral atau admiral.

Julukan tersebut diberikan karena dirinya kerap memakan pakaian dan berdandan ala-ala Eropa. Kerja sama Amangkurat II dengan VOC ditandai dengan persekutuan keduanya untuk membunuh Trunajaya.

2. Pernah Menjadi Pemberontak

Semasa menjadi putra mahkota, Amangkurat II atau yang memiliki nama asli Raden Mas Rahmat ini pernah berselisih dengan sang ayah hingga melakukan pemberontakan. Kala itu dirinya mendengar kabar bahwa Amangkurat I akan digantikan oleh Adipati Anom lain.

Pangeran Singasari Adalah salah satu Adipati Anom yang dimiliki Amangkurat I. Namun pada tahun 1661, Raden Mas Rahmat pun melakukan pemberontakan dan berhasil ditumpas oleh sang ayah.

Baca juga: Hancurkan Pemberontakan Trunojoyo terhadap Mataram, Amangkurat II Serahkan Pesisir Jawa ke VOC Belanda

3. Berebut Wanita dengan sang Ayah

Raden Mas Rahmat juga dikisahkan pernah berselisih dengan sang ayah lantaran berebut seorang gadis yang berasal dari Surabaya bernama Rara Oyi. Gadis tersebut akan dijadikan selir sang ayah namun berhasil diculiknya atas bantuan dari Pangeran Pekik.

Amangkurat I pun murka dan membunuh Pangeran Pekik beserta keluarga dan para pengikutnya. Raden Mas Rahmat sendiri diampuni dan dipaksa membunuh Rara Oyi dengan tangannya sendiri.

4. Memindahkan Keraton Ke Kartasura

Pada tahun 1680, Amangkurat II memerintahkan pembersihan di daerah Wanakarta untuk dibangun keraton baru yang akan diberi nama Keraton Kartasura. Keraton baru tersebut kemudian dibuat sebagai pusat pemerintahan Mataram Islam.

Namun dalam perpindahan keraton itu harus ada pertumpahan darah antara Pangeran Puger dengan Amangkurat II. Hal itu terjadi lantaran Pangeran Puger tidak lagi mau bergabung dengan Mataram Islam.

5. Naik Takhta dengan Bantuan VOC

Amangkurat II digambarkan sebagai pemimpin Mataram Islam yang mudah diperdaya oleh VOC. Hal tersebut bisa terjadi lantaran dirinya naik tahta menjadi seorang sunan lantaran mendapat bantuan dari pihak kolonial.

6. Memiliki Banyak Istri

Amangkurat II dikabarkan memiliki banyak istri, namun dirinya hanya mempunyai seorang putra yang diberi nama Raden Mas Sutikna. Menurut Babad Tanah Jawi, ibunya mengguna-guna semua istrinya yang lain sehingga mandul.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi: Penyampaian...
Akademisi: Penyampaian Fakta soal Papua Harus Berimbang dan Disertai Solusi
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Kisah Strategi Cerdik...
Kisah Strategi Cerdik Panembahan Senopati Bikin Pasukan Pajang Kabur dari Mataram
Rebutan Takhta hingga...
Rebutan Takhta hingga Wanita Jadi Penyebab Pemberontakan Berdarah Era Kalingga dan Mataram
Janji Politik Raja Mataram...
Janji Politik Raja Mataram Bangun Tempat Penyeberangan di Tepi Sungai Bengawan Solo
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Rekomendasi
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved