Tanpa Smartphone dan Internet, Anak Desa di Madiun Belajar di Pinggir Jalan
Jum'at, 24 Juli 2020 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Ditemani relawan, anak-anak ini mengerjakan tugas dari sekolah. Tak hanya itu, mereka membaca buku paket. "Bila ada kesulitan, ya ditanyakan kepada relawan," ujar Muamar Fauzan Ardafa, salah seorang pelajar.
(Baca juga: Hasil Tes Swab Karyawannya Negatif, RRI Surabaya Masih Lockdown )
Menurutnya, belajar di rumah tidak ada fasilitas internet. Sehingga memilih belajar bersama anak-anak yang lain.
Begitu juga dengan Adifa Asna Gania. Pelajar ini mengaku di rumahnya tidak ada internet. Meskipun punya HP, namun tidak ada pulsa internet. "Akhirnya belajar bareng-bareng di sini. Bisa dibantu guru ini," terangnya sambil menunjuk relawan.
Sementara itu, Binti Napsiah, seorang relawan mengaku kasihan melihat anak-anak di desa ini kalau gak bisa belajar. Menurutnya, anak-anak ini ada yang hidup bersama neneknya. Jadi, kata Binti, di rumah tidak bisa belajar. "Akhirnya ya saya suruh ke sini saja," kata Binti.
(Baca juga: Hasil Tes Swab Karyawannya Negatif, RRI Surabaya Masih Lockdown )
Menurutnya, belajar di rumah tidak ada fasilitas internet. Sehingga memilih belajar bersama anak-anak yang lain.
Begitu juga dengan Adifa Asna Gania. Pelajar ini mengaku di rumahnya tidak ada internet. Meskipun punya HP, namun tidak ada pulsa internet. "Akhirnya belajar bareng-bareng di sini. Bisa dibantu guru ini," terangnya sambil menunjuk relawan.
Sementara itu, Binti Napsiah, seorang relawan mengaku kasihan melihat anak-anak di desa ini kalau gak bisa belajar. Menurutnya, anak-anak ini ada yang hidup bersama neneknya. Jadi, kata Binti, di rumah tidak bisa belajar. "Akhirnya ya saya suruh ke sini saja," kata Binti.
(msd)
Lihat Juga :