Tawuran Massal Pecah di Kota Yogyakarta, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup

Minggu, 04 Juni 2023 - 20:25 WIB
loading...
Tawuran Massal Pecah...
Suasana mencekam saat terjadi tawuran massal di pusat Kota Yogyakarta, sejumlah ruas jalan terpaksa ditutup demi menghindari tawuran terus meluas. Foto: MPI/Erfan Erlin
A A A
YOGYAKARTA - Tawuran massal terjadi di wilayah Kota Yogyakarta. Tawuran tersebut awal mulanya terjadi di kawasan balai kota Yogyakarta Jalan kenari Umbulharjo namun meluas ke berbagai titik yang ada di wilayah kota Yogyakarta.

Tawuran tersebut bermula ketika adanya gesekan antar massa yang tersulut mulai dari area Balai Kota Yogyakarta Jalan Kenari, Minggu sore sekira pukul 16.30 WIB. Namun meluas ke Jalan Kusumanegara.

Baca juga: Aniaya Pemandu Karaoke Cantik hingga Tewas, Ternyata Ini Pemicu Aris Lakukan Tindakan Sadis

Bahkan hingga Minggu malam, kerusuhan massal bergeser dan meluas di sejumlah titik di Kota Yogyakarta. Dari informasi yang diperoleh kerusuhan meluas di Jalan Tamansiswa, Jalan Lowanu serta Kemantren Brontokusuman.

Ratusan personel polisi terpaksa diturunkan untuk menenangkan massa dan mencegah kerusuhan meluas. Sejumlah ruas jalan juga ditutup di antaranya Jalan Kenari, Kusumanegara, Jalan Tamansiswa dan Jalan Lowanu.



Mereka saling berbalas lempar batu dan berbagai benda yang ditemui di jalan. Aksi tawuran tersebut membuat sebagian besar toko dan usaha di kawasan Jalan Kenari dan Kusumanegara memilih tutup lebih awal. Mereka khawatir akan menjadi sasaran dalam kerusuhan tersebut.

Hal itu juga membuat warung makan dan juga toko kelontong di Jalan Kenari buru-buru ditutup. Sejumlah pengendara juga memilih berbalik arah tidak melewati ruas jalan di tempat yang terjadi Tawuran.

Baca juga: 5 Fakta-fakta Penggerebekan Pabrik Ekstasi Semarang, Nomor 4 Tak Disangka

Salah satu pemilik warmindo, Surya (33) menjelaskan bahwa kejadian tawuran tersebut sekitar pukul 16.30 WIB. Sebelumnya banyak massa mengendarai motor dan membawa beberapa bendera. "Ya karena ada tawuran saya pilih tutup,"tutur dia.

Tak hanya para pemilik usaha yang menutup tempat usahanya. Sejumlah warga juga membarikade jalan masuk ke kampung mereka agar tidak ada massa yang masuk ke tempat tinggal mereka. Suasana mencekam masih terjadi hingga pukul 19.30 WIB.

Sampai saat ini, media ini masih berusaha mengkonfirmasi ke polisi. Namun belum ada keterangan resmi haik dari Polresta Yogyakarta ataupun Polda DIY berkaitan dengan kerusuhan tersebut.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Jakarta Siapkan 24.000...
Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
Pramono Mau Bangun Ring...
Pramono Mau Bangun Ring Tinju di Kampung Melayu, Tawuran Diklaim Menurun
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Buntut Kasus Daycare...
Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Rekomendasi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Berita Terkini
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved